Rekruitmen Akpol Harus Transparan

Dirinya mengharapkan proses rekrutmen anggota kepolisian haruslah dilakukan secara fair dan ikuti sesuai mekanisme yang berlaku di tubuh Polri

Tayang:
Penulis: Hadi Sudirmansyah |
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,  LANDAK - Anggota DPRD Landak meminta proses rekrutmen calon taruna Akademi Polisi di lakukan secara transparan dan mengacu mekanisme yang telah di tetapkan di organisasi tubuh Polri

Yanto Nunus legislator Partai Golkar mengatakan tingginya minat dari putra daerah yang berasal dari Kabupaten Landak di akibatkan lembaga Polri dianggap mampu mencetak seorang pemimpin.

"Kita sambut Positif, apalagi di lihat animo putra Landak yang ingin menjadi anggota Kepolisian cukup tinggi,"ujar A Yanto Nunus, Selasa (8/5/2012) diruang kerjannya.

Dirinya mengharapkan proses rekrutmen anggota kepolisian haruslah dilakukan secara fair dan ikuti sesuai mekanisme yang berlaku di tubuh Polri. Terutama menerima seorang anggota Polri sesuai dengan prestasi dan kemampuannya.

Ia juga mengakui saat ini lembaga Polri sangat di minati apalagi di percaya mampu mencetak seseorang untuk jadi seorang pemimpin pengayom masyarakat, terlebih lembaga ini cukup menjanjikan masa depan seseorang tersebut.

Yanto menyayangkan kecilnya jumlah kuota penerimaan anggota Polri khususnya untuk tingkat taruna Akpol. "Kalau cuma 300 orang seluruh indonesia, pasti ada daerah yang tidak kebagian karena seluruh indonesia ini terdiri sekitar 449 kabupaten," kritiknya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved