Kabupaten Hulu Aik Butuh Pengkajian
Selasa, 8 Mei 2012 19:47 WIB
Berita Terkait
- Nama Kabupaten Mempawah Semakin Dekat
- Wawako Singkawang Kaji Ulang Tambang Pasir
- Sebagian Wilayah Ngabang Terendam
- UMK Sintang Naik Rp 250 Ribu
- Ketapang Digadang Jadi 3 DOB
- Kemenag Kaji Sistem Kuota Haji Kalbar
- Pemkab Sambas Gelar Bimtek Pengelolaan Aset
- Paulus Unjing: Kami Sudah Coba Rangkut Panitia Sandai…
- Empat Kecamatan Berniat Angkat Kaki
- Pemekaran Kabupaten Sandai Berlanjut
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Ketua Umum Barisan Muda Dayak, Thomas Tion Sution mendesak DPRD dan Pemerintah segera melakukan pengkajian mengenai kelayakan pembentukan Kabupaten Hulu Aik. Apalagi, anggaran untuk dilakukanya pengkajian tersebut sudah disediakan.
"Informasi yang kita dapat, dananya sudah dianggarkan. Jadi kita harap secepatnya dilakukan lelang dan dilaksanakan kajiannya," kata Thomas, Selasa (8/4/2012).
Dengan dilaksanakan kajian akademis dan pemenuhan persyaratan lainnya, dia berharap Kabupaten Hulu Aik dapat segera direalisasikan. Toh, semua ini menurutnya, juga untuk kesejahteraan masyarakat.
"Sudah bukan rahasia lagi, pembangunan di kawasan pedalaman itu berjalan lambat dan tidak merata. Bahkan beberapa belum terjangkau pemangunan," kata Thomas.
"Hal ini terjadi, karena luasnya wilayah dan terbatasnya anggaran yang dimiliki Pemda. Realitas ini juga yang memotivasi kita sebagai masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Hulu Aik. Apalagi, jika terbentuk, rentang pelayanan publik menjadi lebih dekat," lanjutnya.
"Informasi yang kita dapat, dananya sudah dianggarkan. Jadi kita harap secepatnya dilakukan lelang dan dilaksanakan kajiannya," kata Thomas, Selasa (8/4/2012).
Dengan dilaksanakan kajian akademis dan pemenuhan persyaratan lainnya, dia berharap Kabupaten Hulu Aik dapat segera direalisasikan. Toh, semua ini menurutnya, juga untuk kesejahteraan masyarakat.
"Sudah bukan rahasia lagi, pembangunan di kawasan pedalaman itu berjalan lambat dan tidak merata. Bahkan beberapa belum terjangkau pemangunan," kata Thomas.
"Hal ini terjadi, karena luasnya wilayah dan terbatasnya anggaran yang dimiliki Pemda. Realitas ini juga yang memotivasi kita sebagai masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Hulu Aik. Apalagi, jika terbentuk, rentang pelayanan publik menjadi lebih dekat," lanjutnya.
Penulis : Nasaruddin
Editor : Bowo
Sumber : Tribun Pontianak
