Petani Bawa Hand Traktor ke DPRD
Lahan subur kita terbengkalai menjadi lahan tidur yang tidak produktif, karena keterbatasan peralatan yang dipergunakan oleh petani
Penulis: Ali Anshori | Editor: Jamadin
Ada enam kecamatan yang tergabung dalam aksi tersebut, diantaranya dari, Kecamatan Muara Pawan, matan Hilir Selatan, Kendawangan, delta pawan, dan benua kayong dan kecamatan Matan Hilir Utara.
Pada saat ke DPRD petani GP3K ini membawa serta peralatan pertanian dan hasil panen mereka, diantaranya 10 karung beras, 10 unit hand traktor dan 3 unit mesin perontok padi.
Petani perwakilan Kecamatan Matan Hilir Utara (MHU), Hartono, mengatakan, petani saat ini hanya bisa termangu di lahannya karena tidak bisa mendapatkan solar bersubsidi yang menjadi hak mereka untuk mengolah dan mengoperasionalkan peralatan.
"Lahan subur kita terbengkalai menjadi lahan tidur yang tidak produktif, karena keterbatasan peralatan yang dipergunakan oleh petani, karena mereka tidak bisa mendapatkan BBM" kata Hartono, saat menyampaikan aspirasinya, Senin.