Perdagangan dan Properti Dorong IHSG
Penutupan perdagangan sesi I hari ini akhirnya berakhir positif, namun secara umum pergerakan IHSG cukup terbatas
Branch Manager Universal Sekuritas Pontianak, Sutopo Widodo, mengatakan penutupan perdagangan saham sesi pertama tercatat volume perdagangan sebesar 2,5 miliar lot saham senilai Rp 2,1 triliun dengan total transaksi sebanyak 71.977 kali.
Sebanyak 108 saham naik, 110 saham turun, dan 94 saham Stagnan. Penguatan IHSG pada perdagangan sesi pertama didorong oleh sektor perdagangan dan properti, dimana masing-masing indeks tercatat naik 0,95% dan 0,52%.
Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham UNTR naik 2,5% ke Rp 30250, saham ITMG naik 1,8% ke Rp 39750, saham MAPI naik 2,9% ke Rp 7200, dan saham INTP naik 0,8% ke Rp 18450.
Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham BMRI turun 2,0% ke Rp 7250, saham BDMN turun 1,7% ke Rp 5950, saham INDY turun 2,2% ke Rp 2225, dan saham SGRO turun 1,5% ke Rp 3300.
"Penutupan perdagangan sesi I hari ini akhirnya berakhir positif, namun secara umum pergerakan IHSG cukup terbatas," katanya, Kamis (3/5/2012)