Kapolres Landak Merasa Terharu
ini peristiwa sungguh mengharukan, kita berikan waktu kepada mereka untuk bertemu
Tayang:
Penulis: Hadi Sudirmansyah |
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Isak tangis warnai ruang kerja Kapolres Landak pada kamis (3/5/2012) siang, pertemuan antara Romi (16) yang menjadi tersangka pengedar narkoba dengan Ibu kandungnya Mariana (42), setelah delapan tahun lamanya ibu dan anak tersebut berpisah.
Mariana menuturkan dirinya berpisah dengan sang buah hati Romi sejak anak sulungnya masih duduk di kelas V SD, dipicu oleh masalah rumah tangga antara dirinya dengan sang suami. "Itu lah, saya kira ia ikut bapaknya menjadi terarah, tapi malah jadi seperti ini, aduh kasiannya kamu nak, adek mu jak menangis kemarin, tahu kau kayak gini,"ujar Mariana seraya memeluk erat anaknya.
Kapolres Landak AKBP Hotma Victor Sihombing mengatakan, "ini peristiwa sungguh mengharukan, kita berikan waktu kepada mereka untuk bertemu"ujarnya.
Kemudian Kapolres juga mengatakan kalau proses hukum untuk kasus Romi ini tetap akan berjalan. Hanya saja untuk proses penyidikan, persidangan dan penahanannya berbeda kasus yang melibatkan orang yang sudah dewasa.