Tiket Pesawat Penyumbang Terbesar

Inflasi yang berasal dari ekspektasi masyarakat akibat ketidakpastian pengumuman kenaikan harga BBM diperkirakan masih kuat

Tayang:
Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bank Indonesia Pontianak memprediksikan setelah pada Maret 2012 mengalami deflasi sebesar 0,43% dibandingkan bulan sebelumnya, inflasi Kota Pontianak pada April 2012 diperkirakan meningkat.

"Hasil pantauan harga di empat pasar tradisional dan data historis, diperkirakan Pontianak akan terjadi inflasi 0,13% hingga 0,43% pada bulan April 2012," kata Purjoko, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pontianak, kepada Tribunpontianak.co.id. Senin (30/4/2012).

Ia memaparkan, potensi inflasi terbesar berasal dari komoditas non pangan yaitu harga ongkos  angkutan udara yakni tiket pesawat terbang. Arus balik ritual sembahyang kubur pada awal April 2012, diperkirakan akan berdampak cukup besar pada kondisi harga umum bulan April 2012.

Inflasi yang berasal dari ekspektasi masyarakat akibat ketidakpastian pengumuman kenaikan harga BBM diperkirakan masih kuat. Indikasi peningkatan ekspektasi inflasi masyarakat terlihat pada kenaikan harga kontrak rumah dan bahan material seperti besi beton, seng, dan semen yang merangkak naik.

"Hasil pantauan harga kebutuhan pangan di 4 pasar tradisional di kota Pontianak oleh tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar hingga minggu keempat bulan April menunjukkan bahwa sebagian besar bahan pangan cenderung stabil dibandingkan bulan Maret," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved