Eco Style
Asuransi Bikin Sekolah Anak Terjamin
Asuransi pendidikan menjadi penting untuk masa depan anak, karena biaya sekolah semakin tinggi maka perlu rasanya masukan ke asuransi Prosiswa
Selain itu, kesadaran orangtua akan pentingnya jaminan pendidikan anak di masa akan datang, membuat sejumlah produk yang menawarkan pendidikan menjadi pilihan menarik. Satu di antaranya produk asuransi pendidikan anak.
"Asuransi pendidikan menjadi penting untuk masa depan anak, karena biaya sekolah semakin tinggi maka perlu rasanya masukan ke asuransi Prosiswa supaya anak masuk SMP,SMA dan kuliah sudah ada persiapan," kata Ester, pengusaha dagangan sekaligus ibu rumah tangga.
Ditemui Tribun di rumahnya, ia memaparkan alasan pentingnya asuransi pendidikan anak.
Menurutnya, manusia tidak pernah tahu keadaan dan kondisi keuangannya untuk masa mendatang, meskipun punya berbagai usaha. Oleh karena itu, ia memilih produk asuransi agar ketika anaknya mau daftar sekolah sudah tersedia dananya sehingga masa depan anak lebih terjamin.
Ia menambahkan, dengan asuransi dapat memberikan manfaat untuk anak dan proteksi orangtua, sehingga memilih premi sekitar Rp 6 juta per tahun dengan masa pembayaran selama 10 tahun. Ester mengasuransikan pendidikan kedua anaknya pada produk Prosiswa Asuransi Manulife sejak anaknya berusia satu tahun.
"Aku ambil yang Prosiswa tapi cover bapaknya. Kalau terjadi risiko pada orangtua maka bebas premi tapi pihak asuransi tetap bayar uang pendidikan sesuai perjanjian. Itu manfaatnya dari asuransi prosiswa manulife. Anak saya dua-duanya, saya masukkan ke asuransi tersebut," bebernya.
Menurut Ester, asuransi pendidikan seperti prosiswa sangat penting demi pendidikan anak, karena sebagai orangtua kita tidak tahu bisa sampai kapan mencari nafkah untuk anak.
"Jadi di waktu saya masih bisa kerja dan mengumpulkan uang, saya masukkan aja ke asuransi supaya sudah ada persiapan buat pendidikan anak-anak di saat mereka perlu. Saya juga tidak repot lagi mencari uang untuk daftar sekolah, sehingga anak-anak tidak sampai putus sekolah," paparnya.
Kendati demikian, Ester menilai tidak wajib untuk ikut asuransi, hanya saja lebih baik ada daripada tidak ada. "Saya percaya semua orangtua selalu memikirkan masa depan anak-anaknya dan pendidikan sangatlah penting untuk bekal anak menuju masa depan yang cerah," tambahnya lagi.
Ibu rumah tangga lainnya, Eva, mengatakan pentingnya asuransi bukan hanya pendidikan anak tetapi juga jaminan kesehatan anak. Untuk itu, ia memilih Prudential Syariah untuk dua anaknya dengan premi Rp 350 ribu per bulan selama 10 tahun.
"Saya memilih asuransi karena bisa mencakup keduanya, yaitu kesehatan dan pendidikan. Kalau tabungan kan tidak mencakup jaminan kesehatan. Kalau asuransi bisa mencakup keduanya. Sebenarnya untuk jaminan kesehatan anak kalau sakit bisa ada yang menanggung. Tapi, asuransinya juga dapat digunakan untuk pendidikan setiap jenjang," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (26/4/2012).
Ia menambahkan, dengan adanya asuransi setiap anak masuk sekolah dapat diambil dananya, mulai waktu masuk TK hingga saat masuk SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi nanti. "Walaupun bakal terjadi inflasi dan nilai yang ditawarkan pasti tidak sesuai dengan masa itu, yang jelas masih ada persiapan untuk anak. Tujuannya untuk menjamin agar ada pertanggungan saat sakit dan sekaligus untuk dana pendidikan," papar Eva yang asuransikan anaknya sejak usia satu tahun dan sudah berjalan 4 tahun.
Di tempat terpisah, karyawan swasta, Silvia, menilai asuransi pendidikan anak sangat bagus untuk masa depan anak. "Meski penting sebaiknya direncanakan dan dilakukan sejak berencana punya anak. Selain itu harus jeli memilih asuransi, karena pendidikan ke depan semakin mahal biayanya," ujar ibu satu anak ini. (sgt/Tribun Pontianak cetak)