Sutarmidji: Pejabat Jangan Berkhianat
Rabu, 25 April 2012 22:30 WIB

TRIBUN PONTIANAK/DOK
Wali Kota Pontianak Sutarmidji
Wali Kota Pontianak Sutarmidji
Berita Terkait
- Wako Serahkan DAK-2 dan DP4
- Midji Semangati Siswa Eks RSBI
- Midji Larang PNS Berpolitik
- Sutarmidji: PNS Jangan Suka Nongkrong
- Sutarmidji Jamin BP2T Bebas Korupsi
- Sutarmidji Undang 21 Pasutri Lansia
- Wali Kota Terancam Dilaporkan ke Presiden
- Sutarmidji: Di Pontianak Banyak Kerjaan
- Integrity Fair Pontianak Dimulai Hari ini
- Sutarmidji: Camat Stop Prediksi Siapa Menang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak agar menunjukkan kinerja yang baik dimanapun di tempatkan dan dapat menyesuaikan serta memahami bidang yang diberikan.
Menurutnya pejabat yang dipindahkan dari satu instasi ke instasi yang lain, dikarenakan pejabat tersebut perlu suatu pengalaman di tempat lainnya agar ketika mengemban pimpinan yang lebih tinggi, ia mampu berbuat yang lebih baik.
"Jangan menjadi pengkhianat di lingkungan pemerintah ini, ketika ditempatkan dari satu tempat ke tempat yang lain. Tidak mungkin seorang pejabat menempati suatu jabatan hingga pensiun di tempat itu saja," ungkap Sutarmidji saat upacara bendera memperingati HUT Perlindungan Masyarakat (linmas) dan Otonomi Daerah (otda), Rabu (25/4/2012) pagi di halaman Kantor Walikota.
Ia menjelaskan seringnya merolling jabatan-jabatan dijajaran Pemkot semata-mata untuk dapat bekerja lebih maksimal dalam memberikan pelayanan serta meningkatkan kinerja dari pegawai tersebut. Selain itu menurutnya apabila ada suatu jabatan yang baru tiga bulan dijabat namun sudah dipindahkan ketempat lain maka hal tersebut menjadi evaluasi bagi pribadi pejabat tersebut untuk dapat lebih mneingkatakan kinerjanya.
"Jika baru tiga bulan menempati jabatan lalu dipindah ke tempat lain, jangan tanya kenapa itu dilakukan oleh pimpinan. Tanya pada diri sendiri kenapa itu bisa terjadi, tidak mungkin hal tersebut terjadi kalau tidak ada hal yang sifatnya negatif, saudara baru tiga bulan sudah dicopot dari jabatan kecuali itu promosi," tegas Midji.
Ia kembali menegaskan masih ada pejabat yang dirasakan tidak ikhlas dengan jabatan yang diberikan dan instansi atau SKPD yang merasa kewenangannya dirampas. Namun menurutnya yang dilakukan adalah untuk melayani rakyat, seefisien dan seefektif mungkin dilakukan.
Menurutnya pejabat yang dipindahkan dari satu instasi ke instasi yang lain, dikarenakan pejabat tersebut perlu suatu pengalaman di tempat lainnya agar ketika mengemban pimpinan yang lebih tinggi, ia mampu berbuat yang lebih baik.
"Jangan menjadi pengkhianat di lingkungan pemerintah ini, ketika ditempatkan dari satu tempat ke tempat yang lain. Tidak mungkin seorang pejabat menempati suatu jabatan hingga pensiun di tempat itu saja," ungkap Sutarmidji saat upacara bendera memperingati HUT Perlindungan Masyarakat (linmas) dan Otonomi Daerah (otda), Rabu (25/4/2012) pagi di halaman Kantor Walikota.
Ia menjelaskan seringnya merolling jabatan-jabatan dijajaran Pemkot semata-mata untuk dapat bekerja lebih maksimal dalam memberikan pelayanan serta meningkatkan kinerja dari pegawai tersebut. Selain itu menurutnya apabila ada suatu jabatan yang baru tiga bulan dijabat namun sudah dipindahkan ketempat lain maka hal tersebut menjadi evaluasi bagi pribadi pejabat tersebut untuk dapat lebih mneingkatakan kinerjanya.
"Jika baru tiga bulan menempati jabatan lalu dipindah ke tempat lain, jangan tanya kenapa itu dilakukan oleh pimpinan. Tanya pada diri sendiri kenapa itu bisa terjadi, tidak mungkin hal tersebut terjadi kalau tidak ada hal yang sifatnya negatif, saudara baru tiga bulan sudah dicopot dari jabatan kecuali itu promosi," tegas Midji.
Ia kembali menegaskan masih ada pejabat yang dirasakan tidak ikhlas dengan jabatan yang diberikan dan instansi atau SKPD yang merasa kewenangannya dirampas. Namun menurutnya yang dilakukan adalah untuk melayani rakyat, seefisien dan seefektif mungkin dilakukan.
Penulis : Isfiansyah
Editor : Bowo
Sumber : Tribun Pontianak
