Ajaib! Leo Cope Selamat dari Maut
Rabu, 25 April 2012 09:18 WIB

Leo Cope saat bersam ayahnya Tony Cope
Berita Terkait
- Warga Kubu Raya Tewas Tabrakan di Mandor
- Lakalantas Kalbar Peringkat ke- 9
- Pesawat Latih Gagal Mendarat
- Angrio Tewas Usai Menabrak Mobil
- Kapal Tenggelam di Sungai Kakap, 1 Penumpang Tewas
- Pengendata Harley Davidson Patah Kaki
- Bocah 10 Tahun Tewas Terlindas Mobil
- Simpang Tiga BLKI Rawan Laka
- Simpang Tiga BLKI Sering Macet
- Tiga Bulan 17 Tewas di Jalan Raya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Seorang bocah bernama Leo Cope dilindas truk perkebunan setelah skuter yang dikendarainya masuk ke bawah truk yang melintas itu. Demikian dilansir The Sun, Selasa (24/4/2012).
Sang ayah,Tony Cope (48), yang menyaksikan langsung kejadian itu segera membawa anak lelakinya itu ke RS Nottingham's Queen's Medical Centre, Inggris, untuk mendapatkan tindakan medik berupa operasi untuk memperbaiki otot serta bagian kanan kakinya yang terperangkap di bawah truk. Leo juga harus kehilangan daging tubuh di bagian kiri pergelangan kaki.
Namun ajaibnya, Leo yang kakinya terperangkap di bawah ban mobil truk yang besar itu, tak mengalami patah tulang sedikitpun meski dokter mengira ia akan mengalami retak tulang pelvis.
"Ban itu menghantam kakinya dan masuk ke Tarmac. Dokter khawatir akan meretakkan tulang pelvisnya. Puji syukur, kedua kakinya tak mengalami patah," kata sang ayah. Tony juga mengatakan Leo memang tak bisa berjalan tetapi sekarang sang bocah bisa ke mana-mana menggunakan kursi roda.
"Kami tidak tahu kemungkinan jangka panjang yang terjadi," jelasnya, lagi. Cope mengatakan kemungkinan anaknya tak mengalami patah tulang karena mengenakan boot tebal Wellington dan jaket tebal yang menjadi bantal di bagian punggungnya saat jatuh.
Sang ayah,Tony Cope (48), yang menyaksikan langsung kejadian itu segera membawa anak lelakinya itu ke RS Nottingham's Queen's Medical Centre, Inggris, untuk mendapatkan tindakan medik berupa operasi untuk memperbaiki otot serta bagian kanan kakinya yang terperangkap di bawah truk. Leo juga harus kehilangan daging tubuh di bagian kiri pergelangan kaki.
Namun ajaibnya, Leo yang kakinya terperangkap di bawah ban mobil truk yang besar itu, tak mengalami patah tulang sedikitpun meski dokter mengira ia akan mengalami retak tulang pelvis.
"Ban itu menghantam kakinya dan masuk ke Tarmac. Dokter khawatir akan meretakkan tulang pelvisnya. Puji syukur, kedua kakinya tak mengalami patah," kata sang ayah. Tony juga mengatakan Leo memang tak bisa berjalan tetapi sekarang sang bocah bisa ke mana-mana menggunakan kursi roda.
"Kami tidak tahu kemungkinan jangka panjang yang terjadi," jelasnya, lagi. Cope mengatakan kemungkinan anaknya tak mengalami patah tulang karena mengenakan boot tebal Wellington dan jaket tebal yang menjadi bantal di bagian punggungnya saat jatuh.
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak
