Trend Jangka Pendek Melanda IHSG
Selasa, 24 April 2012 16:41 WIB

Ilustrasi
IHSG
IHSG
Berita Terkait
- IHSG Potensi Kembali Ke Tren Bullish
- IHSG Ditutup Melemah 58,85 Poin
- Indeks Ditutup Menguat 0,4 Persen
- Indek Ditutup Turun Tipis
- IHSG Menguat Sepanjang Hari Ini
- IHSG Ditutup Menguat 0,4 Persen
- Dipicu Dominasi Ambil Untung Indek Terkoreksi
- Sektor Properti Menguat Tajam
- Saham Blue Chip Picu IHSG Lemah
- Penjualan Saham Turun 12,96 Poin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -Branch Manager Universal Sekuritas Pontianak, Sutopo Widodo, mengatakan minimnya sentimen positif, membuat IHSG hari ini, Selasa (24/4/2012) hanya bergerak bervariasi.
Perdagangan pagi, IHSG memang masih bisa bergerak naik, untuk menguji kisaran resisten 4170 - 4175. Akan tetapi, koreksi yang terjadi pada bursa regional Asia, akhirnya membuat IHSG kembali terkoreksi.
"Hingga sore hari nanti, IHSG sepertinya bakal melanjutkan bergerakan di pagi hari, dimana terdapat kecenderungan untuk bergerak flat dengan suport di kisaran 4120-4150, dan resisten di 4170-4175," ujarnya.
Sutopo menambahkan, trend jangka pendek IHSG, sebenarnya memang sedang sejalan dengan trend dari indeks di kawasan regional lainnya, yang sedang berada dalam trend turun. Untuk hari ini, suport di 4120-4150 diperkirakan masih akan bisa menahan trend turun.
Tekanan jual yang terjadi pada saham ASII, sepertinya bakal memberikan tekanan juga bagi IHSG untuk cenderung bergerak negatif hingga nanti sore. Untuk saat ini, ASII tengah memiliki potensi koreksi hingga kisaran 70000-70500.
Posisi Buy On Weakness pada saham ASII terlihat menarik untuk dilakukan ketika harga mencapai kisaran suport tersebut. Pergerakan saham FREN juga terlihat fenomental karena sempat menyentuh level autorejectnya. Untuk jangka pendek, FREN memang tengah memiliki potensi kenaikan hingga kisaran 150-170.
Perdagangan pagi, IHSG memang masih bisa bergerak naik, untuk menguji kisaran resisten 4170 - 4175. Akan tetapi, koreksi yang terjadi pada bursa regional Asia, akhirnya membuat IHSG kembali terkoreksi.
"Hingga sore hari nanti, IHSG sepertinya bakal melanjutkan bergerakan di pagi hari, dimana terdapat kecenderungan untuk bergerak flat dengan suport di kisaran 4120-4150, dan resisten di 4170-4175," ujarnya.
Sutopo menambahkan, trend jangka pendek IHSG, sebenarnya memang sedang sejalan dengan trend dari indeks di kawasan regional lainnya, yang sedang berada dalam trend turun. Untuk hari ini, suport di 4120-4150 diperkirakan masih akan bisa menahan trend turun.
Tekanan jual yang terjadi pada saham ASII, sepertinya bakal memberikan tekanan juga bagi IHSG untuk cenderung bergerak negatif hingga nanti sore. Untuk saat ini, ASII tengah memiliki potensi koreksi hingga kisaran 70000-70500.
Posisi Buy On Weakness pada saham ASII terlihat menarik untuk dilakukan ketika harga mencapai kisaran suport tersebut. Pergerakan saham FREN juga terlihat fenomental karena sempat menyentuh level autorejectnya. Untuk jangka pendek, FREN memang tengah memiliki potensi kenaikan hingga kisaran 150-170.
Penulis : Steven Greatness
Editor : Bowo
Sumber : Tribun Pontianak
