Barca dan Mitos Liga Champion

Sehebat apapun klub tersebut, sejarah Champions punya kekuatan magis tersendiri untuk mempertahankan eksistensinya

Sehebat apapun klub tersebut, sejarah Champions punya kekuatan magis tersendiri untuk mempertahankan eksistensinya. Tradisi ini telah menjadi mitos angker yang sulit dipecahkan di Liga Champions. Setidaknya mitos itulah yang kini dihadapi Barcelona.

Berstatus sebagai juara bertahan, Blaugrana kini mengalami situasi rumit untuk bisa kembali mengangkat trofi bergengsi itu. Bahkan tim yang bermarkas di Catalonia itu terancam tak bisa sampai ke partai final.

Barcelona harus melakoni laga hidup mati melawan Chelsea pada leg kedua semifinal di kandangnya, Stadion Camp Nou, Rabu (25/4/2012) dini hari. Dalam kondisi tertinggal 0-1 setelah kalah di leg pertama, Barca harus berjuang keras untuk melawan mitos itu.

Perjuangan berat itu berdasarkan atas fakta teranyar menurunnya performa Barca. Mereka menuai dua kekalahan beruntun dalam sepekan terakhir. Setelah ditaklukkan Chelsea, tim terbaik dunia itu kembali menanggung malu di Camp Nou setelah kalah dramatis 1-2 dari Real Madrid dalam laga El Clasico La Liga.

Barca memang punya catatan gemilang di Camp Nou musim ini. Mereka tidak terkalahkan di dalam 15 partai kandang terakhir di Liga Champions. Tapi catatan mereka di fase semifinal yang berlangsung di Camp Nou cukup mengkhawatirkan.

Dari tujuh laga terakhir di Camp Nou dalam fase tersebut, Barca cuma bisa bikin tujuh gol dan meraih satu kemenangan. Chelsea sementara itu memiliki rekor bagus lawan klub Spanyol, tidak terkalahkan di 14 laga terakhirnya.

Statistik lainnya yang mendukung The Blues adalah mereka jarang kalah di Camp Nou. Mereka mampu dua kali menahan imbang Barca di Camp Nou dalam dua lawatan terakhir. Dengan keunggulan 1-0, Chelsea hanya butuh seri yang berarti jika mereka mampu mengulang dua lawatan terakhir maka pasukan Roberto Di Matteo yang akan melaju ke final.

Sejumlah faktor itu yang kemudian membuat Kapten Barca Carles Puyol menekankan pentingnya Barcelona pindah situasi dari kekalahan 1-2 dari Real Madrid menuju fokus ke pertandingan hidup mati melawan Chelsea.

"Kami wajib fokus untuk pertandingan Rabu nanti. Ini adalah sebuah kompetisi kami butuh sampai ke babak final, dan partai final itu sudah sangat dekat dengan kami," kata Puyol dilansir website Barcelona, Senin (23/4/2012).

Rincinya, bek berambut gondrong itu mengajak rekan-rekannya agar mencari cara kreatif untuk menembus pertahanan Chelsea yang diprediksi akan main bertahan untuk mempertahankan keunggulan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help