Jalan Rusak, Pungli Marak di Ketapang

Pungutan tersebut dilakukan secara bervariasi, berkisar antara Rp 2.000 sampai Rp 50 ribu tergantung beratnya barang yang dibawa kendaraan.

Jalan Rusak, Pungli Marak di Ketapang
TRIBUN PONTIANAK/ALI ANSHORI
Ilustrasi pungli dikawasan jalan rusak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kerusakan jalan di wilayah Kecamatan Tumbang Titi Kabupaten Ketapang, mengakibatkan adanya pungli (miting) di daerah tersebut. Kondisi inipun membuat warga yang melintas menjadi resah, mereka berharap kepada pemerintah segera bertindak.

Dari informasi yang didapat Tribunpontianak.co.id, miting yang dilakukan oleh warga setempat tersebut ada di tiga titik, diantaranya di Desa Tembelina, Desa Pengatapan, dan Sungai Melayu.Pungutan tersebut dilakukan secara bervariasi, berkisar antara Rp 2.000 sampai Rp 50 ribu tergantung beratnya barang yang dibawa kendaraan.

"Untuk truk yang membawa muatan penuh dipungut Rp 50 ribu, sedangkan untuk, Pick up di pungut Rp 30 ribu, dan mobil yang tidak membawa muatan dipungut Rp 10 ribu, sedangkan untuk kendaraan sepeda motor Rp 2.000," kata sumber Tribunpontianak.co.id, Kamis (19/4/2012)

Penulis: Ali Anshori
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help