Indeks Ditutup pada Zona Negatif
Investor memiliki berbagai alasan untuk meragukan prospek pertumbuhan ekonomi global.
Secara umum, terdapat rasa keyakinan bahwa China berhasil mengendalikan ekonominya dalam jalur pertumbuhan yang lebih lambat tanpa mengalami hard landing. Ditambah, pertumbuhan yang lambat akan menopang ekspektasi bahwa Pemerintah China akan mengimplementasikan lebih lanjut kebijakan moneter yang longgar,
Ia memaparkan, indeks saham di Eropa ditutup pada teritori negatif setelah data Consumer Confidence AS secara mengejutkan mengalami penurunan.
"Sementara kekecewaan atas data pertumbuhan China juga ikut mengurangi minat beli investor," kata Branch Manager Reliance Sekuritas Pontianak, Heri Halidi, kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (16/4/2012).
Indeks saham utama di Wall Street ditutup turun dan mencatatkan penurunan sepekan terbesar untuk tahun ini seiring dengan semakin tingginya tingkat kekhawatiran investor atas prospek pertumbuhan ekonomi global. Investor memiliki berbagai alasan untuk meragukan prospek pertumbuhan ekonomi global.