Pilgub Kalbar

Jelang Pilkada, MUI Harus Netral

Organisasi MUI tidak boleh hanyut dalam pengaruh berbagai kepentingan politik, dan ada empat fungsi strategis yang harus dipertahankan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua MUI Propinsi Kalbar HM Bachit Nawawi SH dalam sambutannya mengatakan agar para ulama yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) harus berada dalam posisi netral dan indenpenden menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar pada tahun ini.

"Organisasi MUI tidak boleh hanyut dalam pengaruh berbagai kepentingan politik, dan ada empat fungsi strategis yang harus dipertahankan dan dikembangkan di masyarakat. Yang pertama memberikan fatwa dan nasehat kepada umat dan pemerintah mengenai masalah keagamaan dan kemasyarakatan," ujar HM Bachit Nawawi pada pembukaan Musda MUI Kabupaten Sambas di pendopo Balairung Sari, Senin (9/4/2012).

Untuk fungsi kedua menjadi wadah ukhuwah Islamiyah, dan ketiga fungsi sebagai organisasi yang mewakili umat Islam dan keempat berfungsi sebagai penghubung timbale balik antara ulama, umara guna mensukseskan pembangunan.

"Saya harapkan keempat fungsi ini dapat dijalankan secara istiqamah dan dijadikan acuan untuk mengukur dan mengevaluasi. Apakah peran dan tugas MUI telah berjalan sebagaimana mestinya sesuai harapan umat," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved