Tunjangan Guru Perbatasan Terbatas

Dia juga tidak mengetahu penyebabnya, karena itu sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat.

Tayang:
Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Menyikapi keluhan para guru perbatasan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas memberikan penjelasan terhadap adanya guru yang tidak mendapat tunjangan tambahan untu guru diperbatasan atau desa terpencil.

Melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas, Jusmadi,  adanya guru perbatasan atau terpencil yang belum mendapatkan tunjangan guru perbatasan atau terpencil, dikarenakan kuotanya tidak mencukupi.

"Kuotanya tidak cukup untuk semua guru di perbatasan dan daerah terpencil, untuk tahun ini saja sekitar 230 guru sedangkan tahun lalu sekitar 350 guru," ujar Jusmadi kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (7/4/2012).

Dia juga tidak mengetahu penyebabnya, karena itu sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat.

"Tidak hanya satu dua orang saja, tapi banyak juga lainnnya yang tidak dapat. Untuk 2011 ada sebanyak 30 guru yang tidak dapat," katanya.

Menurutnya pihaknya sudah mengusahakan kuota sebanyak 750 kepada pemerintah pusat, namun terhambat dengan pembatasan  kuota sehingga terpaksa ada guru yang tidak dapat.

"Kita mengutamakan guru-guru yang lokasinya terjauh terlebih dahulu untuk mendapatkan tunjangan tersebut," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved