Sabtu, 30 Mei 2015

Merugikan Konsumen dan Negara

Sabtu, 7 April 2012 21:50

Merugikan Konsumen dan Negara
KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT
Warga membongkar ikan pora-pora hasil tangkapan di Danau Toba di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  -  Ketua Lembaga Pemberdayaan Konsumen dan Lingkungan Kalbar Burhanuddin Haris mengatakan setiap ikan yang ilegal yang masuk ke Kalbar merugikan masyarakat.

"Ikan yang masuk secara ilegal merugikan masyarakat, karena setiap ikan yang masuk tidak akan dikenakan pajak dan ikan ilegal ini juga merugikan para nelayan lokal karena harga ikan lebih rendah, karena tidak kena pajak," tuturnya kepada Tribunpontianak.co.id, Sabtu (7/4/2012).

Ia juga mengatakan selain nelayan, masyarakat yaitu konsumen yang setap harinya mengkonsumsi ikan akan dirugikan.

"Konsumen juga dirugikan, karena setiap ikan ilegal, kita belum mengetahui apakah ikan tesebut terbebas dari bahan pengawet atau formalin. Bila terbukti mengandung tentunya ini akan berbahaya bagi kesehatan masyarakat," tuturnya

Burhan meminta kepada pemerintah haruslah bertindak tegas sampai keakar-akarnya dan melakukan pengawasan yang ekstra ketat terhadap masuknya ikan ke Kota Pontianak,

Editor: Jamadin
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas