Wah! Harga Cabai Naik Rp12000
Kamis, 5 April 2012 17:33 WIB

NET
Berita Terkait
- DPRD: Promosi Daerah Jangan Setengah Hati
- Kenaikan BBM dan Gaji PNS Berdampak Pada Kebutuhan…
- Pertamina Tunggu Pemerintah Umumkan Kenaikan BBM
- Kadin Sanggau: Silakan BBM Naik, Asal Jangan Langka
- Pertamina Kalbar Belum Dapat Instruksi Naikkan Harga…
- Kenaikan BBM Tak Bahayakan Angka Inflasi
- Pengusaha Setuju BBM Naik
- Warga Pontianak Setuju BBM Naik
- SPBU Tak Persoalkan BBM Naik
- Usulan Kenaikan BBM Rp 6.500
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pasca ditundanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), harga sejumlah kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional di sejumlah pasar tradisional terkesan tidak terkendali dan tak menentu. Ada yang naik tapi ada juga yang turun.
Berdasarkan pantauan Tribunpontianak.co.id, di beberapa pasar tradisional di Sintang, Kamis (5/4/2012), harga sejumlah komoditas justru terus merangkak naik. Di antaranya cabe rawit yang asalnya dijual dengan Rp 28.000/kg naik menjadi Rp 40.000/kg, juga bawang merah, bawang putih awalnya dijual Rp 13.000/kg naik menjadi 18.000/kg
"Sejak seminggu ini harga cabe rawit dan bawang merah bawang putih naik. Sebelumnya harganya masih relatif stabil. Saya tidak tahu pasti kenapa bisa naik. Harusnya BBM tidak jadi naik, harga-harga kebutuhan pokok stabil atau turun. Tapi ini malah naik," ungkap Rahmad Hidayat, satu dintara pedagang sembako di Pasar Junjung Buih Sintang, kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (5/4/2012).
Dijelaskannya, kenaikan harga tersebut sangat berpengaruh terhadap jumlah konsumen. Jika biasanya dalam sehari ia bisa mendapat penghasilan Rp 200 hingga Rp 250. ribu, setelah harganya naik hanya bisa mendapatkan penghasilan rata-rata antara Rp 100 hingga Rp 120 ribu perharinya.
Berdasarkan pantauan Tribunpontianak.co.id, di beberapa pasar tradisional di Sintang, Kamis (5/4/2012), harga sejumlah komoditas justru terus merangkak naik. Di antaranya cabe rawit yang asalnya dijual dengan Rp 28.000/kg naik menjadi Rp 40.000/kg, juga bawang merah, bawang putih awalnya dijual Rp 13.000/kg naik menjadi 18.000/kg
"Sejak seminggu ini harga cabe rawit dan bawang merah bawang putih naik. Sebelumnya harganya masih relatif stabil. Saya tidak tahu pasti kenapa bisa naik. Harusnya BBM tidak jadi naik, harga-harga kebutuhan pokok stabil atau turun. Tapi ini malah naik," ungkap Rahmad Hidayat, satu dintara pedagang sembako di Pasar Junjung Buih Sintang, kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (5/4/2012).
Dijelaskannya, kenaikan harga tersebut sangat berpengaruh terhadap jumlah konsumen. Jika biasanya dalam sehari ia bisa mendapat penghasilan Rp 200 hingga Rp 250. ribu, setelah harganya naik hanya bisa mendapatkan penghasilan rata-rata antara Rp 100 hingga Rp 120 ribu perharinya.
Penulis : Edi Hendi
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak
