Minggu, 21 Desember 2014
Tribun Pontianak

Mahasiswa Jambret Dihakimi Massa

Kamis, 5 April 2012 21:59 WIB

Mahasiswa Jambret Dihakimi Massa
Ilustrasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MAKASSAR - Zulkifli (22)  dan Acha Asmal (19) mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta di Makassar, jadi bulan-bulanan massa lantaran tertangkap basah menjambret tas milik Nur Fadilah (21) dan Rini Ratukolan, saat melintas di Jalan Pengayoman, Kecamatan Rappocini, Makassar.

Peristiwa ini terjadi Kamis (5/4/2012) sekitar pukul 01.20 WITA. Kedua warga Bontoduri V, Kecamatan Tamalate ini bersimbah darah setelah dihajar massa. Zulkifli dan Asmal diamankan aparat Satuan Unit Reskrim Polsekta Panakkukang, yang tak jauh dari lokasi kejadian. Keduanya pun digiring ke Polsekta Rappocini.

"Keduanya langsung kami amankan dan kemudian kami serahkan ke Polsekta Rappocini karena lokusnya berada di wilayah hukum Rappocini," tegas Kapolsekta Panakkukang, Kompol Agung Setyo Wahyudi, saat dikonfirmasi di kantornya, sore tadi.

Informasi yang diperoleh, kejadian tersebut berawal saat kedua korban yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat hendak pulang rumah, melintasi Jalan Pengayoman.

Tiba-tiba dari arah belakang, kedua pelaku yang juga tengah berbocengan dengan mengendarai sepeda motor jenis Satria FU 125, Zulkifli langsung menarik tas orange milik korban.
Aksi pelaku sempat mendapatkan perlawanan oleh korban. Tarik-menarik sempat terjadi. Namun karena pelaku menarik paksa sehingga korban terjatuh

Dalam posisi terjatuh, korban bernama Rini sempat terbentur di trotoar sehingga mengakibatkan luka robek pada bagian kepala dan kini korban menjalani perawatan medis di RS Grestelina Makassar lantaran luka yang dialaminya cukup parah.
Editor: Jamadin
Sumber: Tribunnews

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas