A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

FKUB Ketapang Minta Polisi Tegas - Tribun Pontianak
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 20 Agustus 2014
Tribun Pontianak

FKUB Ketapang Minta Polisi Tegas

Rabu, 4 April 2012 14:28 WIB
FKUB Ketapang Minta Polisi Tegas
TRIBUN PONTIANAK/EDY
Polres Sintang mengungkap penimbunan BBM solar dan premium bersubsidi ribuan liter di Pal IV Sintang, Kecamatan Sintang, Rabu (14/3/2012). Kendati mendapatkan bukti penyimpangan, Polres Sintang belum menjerat penimbun menggunakan UU Migas Bumi.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Ketapang Habib Azan mempertanyakan tindak lanjut hasil penangkapan penimbunan BBM yang dilakukan oleh aparat kepolisian beberapa waktu lalu.

"Kemarin aparat kepolisian sudah menangkap penimbunan BBM, sampai sejauhmana tindak lanjutnya. Sebab kalau hanya ditangkap-tangkap saja namun tidak ada tindak lanjutnya akan percuma, aparat harus tegas," kata Habib Rabu (4/4/2012).

Habib mengatakan, aparat kepolisian dan pemerintah terkesan masih santai dalam menghadapi persoalan BBM, padahal kondisi yang demikian itu bisa menimbulkan gejolak di masyarakat jika tak segera ditangani dengan baik.

"Sekarang ini memang Ketapang dalam keadaan yang kondusip, namun bukan berarti aparat harus santai-santai saja. Saya melihat aparat kepolisian masih santai, memang ada penangkapan kemarin namun sampai sejauh mana inikan juga perlu diketahui oleh masyarakat," katanya.

Dirinya menambahkan tidak bermaksud mencurigai aparat yang menangani kasus tersebut, namun harus dilakukan secara transparan, sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya. Sebab penanganan kasus yang tidak selesai juga bisa menimbulkan gejolak di masyarakat.
Penulis: Ali Anshori
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
14272 articles 10 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas