• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Pontianak

Polisi Susupi Demo BBM Konami

Selasa, 3 April 2012 16:02 WIB
Polisi Susupi Demo BBM Konami
ISTIMEWA
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia (Konami) telah disusupi aparat kepolisian. Akibatnya, diduga segala rencana para gabungan mahasiswa melawan untuk melakukan aksi demonstrasi besar besaran pada tanggal 30 Maret 2012 lalu diketahui aparat.

Diduga penyusup polisi adalah Briptu Eka Nurcolis kelahiran tahun 1984, yang pada jabatannya Eka merupakan anggota 4 dari kesatuan Den b Pelopor Brigader Mobil.

Sekian data dugaan tersebut yang didapatkan para mahasiswa saat melakukan pengeledahan pada tas-tas yang tertinggal di Kantor YLBHI, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2012).

Pada saat para mahasiswa kembali ke YLBHI untuk mengambil tas-tas tersebut, mereka menemukan satu tas yang bergabung dengan tas para mahasiswa itu. Setelah diperiksa isinya, ternyata ditemukan barang barang berupa PIN Reskrium, Slip Gaji, Surat Nikah yang menjelaskan bahwa pelaku adalah anggota polri, nomor-nomor penting kepolisian, serta gambar sedang melalkukan rekonstruksi perkara.

Ketua Crisis Center, Ratna sarumpaet, bahkan mengatakan, penyusup tersebut telah datang sejak sebelum kejadian bentrokan antara mahasiswa dan polisi terjadi di Gambir, Jakarta Pusat (27/3/2012) lalu.

"Dia juga sudah masuk sebelum peristiwa di gambir. Dia sudah hampir tahu seluruh rencana kami dan kami juga merasa dilucuti pada tanggal 29 agar kita tidak jadi demo dengan dilakukan penangkapan terhadap puluhan mahasiswa di gedung YLBHI," ujar Ratna dalam konferensi pers di kantor komnas ham, selasa (4/4/2012)

Ratna juga mengatakan, para mahasiswa juga sering berbicara dengan pelaku yang diketahui bernama Eka tersebut. Bahkan, sambungnya, pelaku diketahui merupakan orang yang melakukan orasi sewaktu melakukan aksi di Gambir beberapa waktu lalu.

"Dia itu orangnya mudah bergaul. Bahkan, menurut keterangan mahasiswa, dia juga yang paling aktif untuk terus menyerang sewaktu kerusuhan di Gambir," papar Ratna. (*)
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
14213 articles 10 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas