Camat di Ketapang Keluhkan Jalan
Senin, 26 Maret 2012 22:36 WIB

TRIBUN PONTIANAK/M ARIF PRAMONO
Jalan Gambir di Singkawang Timur, rusak parah
Jalan Gambir di Singkawang Timur, rusak parah
Berita Terkait
- Paryadi Apresiasi Perkembangan Untan
- Curah Hujan Tinggi, Kerusakan Jalan Semakin Parah
- Eko Semalaman Tak Bisa Tidur
- Yusuf Berharap Tambahan Hadiah
- Karimah Kaget Dapat Rumah
- Bandit Rangers Sosialisasi Airsoft Gun
- Omzet Pedagang Kerobak Meningkat
- Ribuan Peserta Jalan Sehat Padati SSA
- Pengendara Merayap di Jalan A Yani
- Jalan Santai Tribun Bertabur Hadiah Elektronik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Sejumlah camat di Kabupaten Ketapang banyak mengeluhkan dengan kondisi insfrastruktur yang ada, terutama masalah jalan dan jembatan, karena kondisinya sampai saat ini masih jauh dari kata layak.
Hal itu terungkap dalam musrenbang RKPD tahun 2013 yang dilaksanakan di gedung pancasila Ketapang Senin (26/3/2012). Seperti diungkapkan Camat Hulu Sungai Absalon, menyatakan di wilayahnya sampai saat ini akses jalan darat belum ada yang beraspal, sementara jembatan penghubung yang ada di wilayah tersebut masih menggunakan kayu bulat.
"Seperti di Senduruan, Penyabur Riam Dadap dan Batu Lapis, kondisi jalannya masih hancur, sementara jembatan yang ada masih menggunakan kayu bulat," katanya.
Maka dari itu, melalui musrenbang ini, Absalon berharap kepada pemerintah Provinsi dapat memenuhi keinginan masyarakat di sana, sehingga perekonomian mereka bisa terangkat menjadi lebih baik.
"Sebenarnya permasalahan di Kecamatan kami sangat kompleks, baik penerangan jalan dan jembatan, namun untuk sementara ini kami berharap agar perbaikan jalan bisa segera dilaksanakan," pintanya.
Hal itu terungkap dalam musrenbang RKPD tahun 2013 yang dilaksanakan di gedung pancasila Ketapang Senin (26/3/2012). Seperti diungkapkan Camat Hulu Sungai Absalon, menyatakan di wilayahnya sampai saat ini akses jalan darat belum ada yang beraspal, sementara jembatan penghubung yang ada di wilayah tersebut masih menggunakan kayu bulat.
"Seperti di Senduruan, Penyabur Riam Dadap dan Batu Lapis, kondisi jalannya masih hancur, sementara jembatan yang ada masih menggunakan kayu bulat," katanya.
Maka dari itu, melalui musrenbang ini, Absalon berharap kepada pemerintah Provinsi dapat memenuhi keinginan masyarakat di sana, sehingga perekonomian mereka bisa terangkat menjadi lebih baik.
"Sebenarnya permasalahan di Kecamatan kami sangat kompleks, baik penerangan jalan dan jembatan, namun untuk sementara ini kami berharap agar perbaikan jalan bisa segera dilaksanakan," pintanya.
Penulis : Ali Anshori
Editor : Bowo
