Bom Rakitan Makan Tuan

Pada masa lalu, mahasiswa telah melemparkan tiga bom ke arah polisi selama protes berlangsung.

Bom Rakitan Makan Tuan
NET
Ilustrasi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BOGOTA  - Tiga mahasiswa Kolombia tewas di permukiman kelas pekerja Minggu pagi (25/3/2012), bom rakitan yang mereka buat meledak, kata polisi.

Kepala Polisi Bogota, Jenderal Luis Eduardo Martinez mengatakan kepada wartawan bahwa 11 orang lagi dirawat di rumah sakit setelah ledakan itu, termasuk seorang mahasiswa yang menderita luka serius.

Mahsiswa tersebut, dari Bogota District University, memiliki sebanyak 10 kilogram bahan peledak dan sedang membuat "bom tomat", kata Marinez. Salah seorang yang cedera adalah ibu dari mahasiswa yang tewas dalam ledakan tersebut, kata Marinez.

Pada masa lalu, mahasiswa telah melemparkan tiga bom ke arah polisi selama protes berlangsung.

Di dalam rumah yang dijadikan tempat merakit bom, polisi menemukan dokumen propaganda yang mendukung gerilyawan sayap-kiri Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC), serta M-19 --kelompok sayap-kiri yang dibubarkan pada 1989.

Wali Kota Bogota Gustavo Petro adalah mantan anggota M-19.

Ikuti kami di
Editor: Jamadin
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help