Style Blitz Tribun
Rumah Tak Sekadar Tempat Tinggal
Penampilan menawan rumah ini semakin terasa dengan komposisi tampak muka yang ditinggikan pada bagian teras.
Penampilan menawan rumah ini semakin terasa dengan komposisi tampak muka yang ditinggikan pada bagian teras. Hal ini memberikan kesan megah. Komposisi variasi pada bagian teras makin memperkuat kesan itu. Pemilihan warna yang netral dari putih ke abu-abu muda dengan warna atap hitam, memberikan kesan kalem. Ini merupakan pilihan warna yang banyak disukai.
Dayang Yuliani SKM MPH yang tinggal di Gg Saefudin No 8, Jl Parit Haji Husein I mengatakan memilih lokasi ini karena strategis. Istri seorang pengusaha ini mengatakan pilihannya karena kawasan tersebut strategis dekatnya sarana transportasi.
"Saya memilih kawasan ini karena dekat dengan kota, rumah sakit, mal, dan bandara. Yang lebih jelas secara peribadi dekat dengan masjid," tuturnya kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (22/3/2012).
Yuli memilih rumah model klasik karena dari waktu ke waktu selalu menarik dan tak habis dimakan zaman. "Coba kita lihat, dari dulu sudah banyak model-model rumah klasik, namun makin bertambahnya tahun kesan elit dan megah," tandasnya.
Ia sudah tinggal di rumah itu sejak delapan tahun yang. Wanita asal Kapuas Hulu ini mengatakan mulai membangun rumah pada Agustus 2003 dan rampung sekitar tahun 2004. "Kalau masalah harga saya enggan mengatakan, karena nilai rupiah dulu dengan sekarang sangat jauh berbeda," katanya sambil tertawa kecil.
Minimalis
Jika Dayang Yuliani SKM MPH lebih memilih rumah klasik, berbeda dengan Nasura (30) yang lebih suka model minimalis. Ibu rumah tangga yang baru empat bulan mendiami rumah barunya di Kompleks Grand Sejahtra K 25 dengan type-60 memilih model ini karena terkesan lebih modern. "Di komplek ini tenang, tetangganya juga asyik-asyik kok," katanya kepada Tribun, Rabu (21/3/2012) di rumahnya.
Rumah yang dibelinya secara cash seharga Rp 220 juta ini memiliki tiga kamar tidur dan halaman yang lumayan luas.
Kalau rumah minimalis terkesan nyaman. Rumah idaman minimalis hadir dengan karakter lebih jelas, yaitu bentuk dan ruang geometris dan sederhana. Lebih kokoh dan lebih kuat dengan ruang-ruang yang kosong.
Sedangkan Umi (42) seorang wanita wirausaha mengatakan memilih rumah kompleks karena untuk ketenangan. Selain itu mobil bisa masuk dan juga lebih mudah saat membawa barang.
"Kalau di dalam gang biasanya kan jalannya sempit jadi susah bawa barang," imbuhnya.
Staf Marketing PT Sejahtera Sejati Utama di Jl Setia Budi, Arifin (36), mengatakan peminat terhadap rumah baru di tempatnya bekerja dalam sebulan bisa 2-3 orang. Mereka umumnya menghubungi melalui telepon pemasaran.
Harga rumah di Grand Sejahtera yang dinaungi PT Sejahtera Sejati Utama untuk tipe 45 seharga Rp 190 juta dengan maksimum kredit Rp 152 juta ditambah uang muka dan tabungan di bank sebesar Rp 7 juta, dengan total Rp 45 juta. "Itu semua belum termasuk Biaya Balik Nama (BBN) dan Bea Perolehan Hak Tanah dan Bnagunan (BPHTB)," katanya.
Sedangkan untuk rumah tipe 60 dengan harga jual Rp 275 juta dan maksimum kredit Rp 220 juta ditambah uang muka Rp 55 juta dan tabungan bank sebesar Rp 10 juta sehingga total Rp 65 juta.
"Untuk fasilitas, seperti jalan, dilakukam setelah semua kerjaan selesai, sedangkan air tergantung dari pihak PDAM," jelasnya.