Sabtu, 22 November 2014
Tribun Pontianak

Patok Beton Batas Pakai Surat Ukur

Selasa, 20 Maret 2012 10:35 WIB

HAI, Bun, sampaikan pada BPN Kota Pontianak. Pertama, apakah boleh pasang patok beton batas sendirian tanpa mengikut-sertakan pihak-pihak yang berbatasan?

Dua, apakah boleh kalau batas pekarangan telah dibangun tembok permanen, titik nol pengukuran dimulai dari batas tembok tersebut? Ketiga, apakah boleh agar pengukuran teliti, berpedoman dengan surat ukur agar tak merugikan pihak lain?

081392852xxx


Jawab:

Pedoman Gambar Ukur

PEMASANGAN
patok batas sendirian atau tak mengikut-sertakan pihak-pihak yang berbatasan, sah-sah saja, jika yakin tak menimbulkan sengketa atau masalah.

Kalau ragu, BPN mengikutkan pihak-pihak yang berbatasan agar pemasangan patok tak menimbulkan masalah. Untuk pertanyaan kedua, boleh, apabila batas perkarangan itu bagian dari batas pekarangannya.

Tapi, jika batas perkarangan yang telah dibangun adalah batas bersama, titik nol pengukuran harus diambil di tengah-tengah batas pekarangan yang telah dibangun, yaitu tengah-tengah tembok yang dibangun.

Sedangkan pertanyaan ketiga, untuk pengembalian batas, BPN berpedoman gambar ukur. Pada gambar ukur, ada catatan-catatan atau angka-angka panjang dan lebar tanah yang tertera. Surat ukur, hanya terdapat gambar tapi catatan angka-angka panjang lebar tanah belum tertera, sehingga kadang tak teliti.

Tetapi, apabila gambar ukur tak ditemukan saat pengembalian batas karena hilang atau terselip, BPN menggunakan surat ukur di sertifikat. Terimakasih.


Erwin Rachman SH
Plt Kasi Survei Pengukuran dan Pemetaan
BPN Kantor Pertanahan Kota Pontianak

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas