Jumat, 28 Agustus 2015

Awas! Badai Matahari Ancam Bumi

Kamis, 8 Maret 2012 11:25

Awas! Badai Matahari Ancam Bumi
NET
Ilustrasi

Badai yang diperkirakan sampai ke bumi Kamis pagi waktu AS dan berlangsung sampai Jumat tersebut sudah memaksa beberapa perusahaan penerbangan mengubah jalur mereka di sekitar wilayah kutub.

Badai itu juga dapat mengganggu pasokan listrik, Global Positioning System (GPS), satelit dan barang-barang elektronik paling berharga di bumi. Peristiwa tersebut mungkin juga akan memberikan pemandangan aurora borealis atau cahaya utara bagi orang di beberapa bagian Asia Tengah yang memandangi langit pada Kamis malam.

"Cuaca antariksa telah menjadi sangat menarik selama 24 jam belakangan," kata Joseph Kunches, ilmuwan cuaca antariksa di National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), seperti dikutip Kantor Berita AFP pada Rabu (7/3/2012).

Kehebohan itu berawal Ahad larut malam di satu wilayah aktif matahari yang dikenal sebagai 1429.

Di wilayah aktif itu ada letupan api atau suar surya besar yang berkaitan dengan semburan plasma dan angin matahari yang dikenal sebagai penyemburan massa korona (Coronal Mass Ejection/CME) yang meluncur ke arah Bumi dengan kecepatan empat juta mil (6.4 juta kilometer) per jam.

Suar surya lain dan CME terjadi pada pukul 00:24 GMT (07:24 WIB) pada 7 Maret, memicu badai radiasi kuat geomagnetik dan matahari, keduanya pada tingkat tiga dalam skala lima tingkat.

Badan Antariksa dan Penerbangan Nasional AS (NASA) menyatakan letupan kedua merupakan salah satu yang terbesar dalam lingkaran yang dikenal sebagai solar minimum, yang mulai terjadi pada awal 2007, dan cuma berada sedikit di belakang peristiwa lebih kuat yang meletus pada Agustus.

Halaman12
Sumber: Antara
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas