Gila! Siswa SMA Curi Motor Teman
Diduga karena latar belakang yang berasal keluarga yang broken home membuat DV mencuri sepeda motor di sekolahnya
"Diduga karena latar belakang yang berasal keluarga yang broken home membuat DV mencuri sepeda motor di sekolahnya. Kedua orangtuanya pisah dan tinggal di Jakarta, sementara DV tinggal bersama dengan pamannya," kata Kanit Reserse Kriminal Polsek Selatan, Iptu Bintang, kemarin.
Tersangka DV mengambil sepeda motor Suzuki Satria F KB 4704 QW, pada 29 Februari 2012 di halaman parkir sekolahnya. Namun ia akhirnya ditangkap di halaman parkir Ayani Megamal. "Tindak kriminal yang dilakukan DV akibat lemahnya pengawasan orangtua. Hal ini disebabkan kedua orangtuanya pisah dan pelaku tinggal bersama dengan pamannya," kata Iptu Bintang.
Diungkapkan, tersangka mencuri sepeda motor dan uangnya digunakan untuk biaya sehari-hari. DV berencana mau menjual motornya Rp 2 juta, tapi berhasil ditangkap. Saat proses penangkapan tersebut, Bintang mengakui hampir saja tersangka meloloskan diri. Polisi sudah mengetahui motor Satria F terparkir di Ayani Megamal tapi posisi tersangka tak diketahui.
"Saat kita komunikasi dengan tersangka ingin membeli motor itu, saya perintahkan anggota mengepung lokasi transaksi. Beruntung, saya menyisakan satu anggota berjaga di loket pembayaran parkir. Benar saja, rupanya DV sudah mencium, ia coba melarikan diri membawa motornya. Begitu sampai di loket langsung ditangkap anggota yang sudah stand by," tuturnya.
Dari hasil pemeriksaan, DV ternyata tidak sendirian. Ia dibantu temannya yang juga sesama pelajar inisial ER yang kini masih dalam pencarian. Kedua pelajar ini bisa membawa kabur motor teman sekolah dengan cara diduga kuat menduplikasikan kunci.
Peristiwa lainnya, Polsek Selatan juga mengamankan satu unit sepeda motor Suzuki Satria F KB 4631 QD. Sepeda motor diamankan dari seorang tersangka tindak pidana kriminal yang berhasil melarikan diri yang tinggal di Gg Waru, Jalan S Parman.
"Kita membidik Akui alias Hadi dan Anton yang tinggal di Gg Waru. Kita kepung, sekitar pukul 02.00, karena kita tidak terlalu menguasai daerah, pelaku berhasil melarikan diri. Saat kita geledah ditemukan motor Suzuki tanpa plat. Setelah dicek di Satlantas, diketahui motor itu dicuri pada 28 Februari 2012 lalu," pungkasnya. (rhd/Tribun Pontianak cetak)