Ponpes di Ketapang Meprihatinkan
Kamis, 1 Maret 2012 19:07 WIB
Berita Terkait
- Waduh, Sehari AN Telan 60 Pil Code
- Rihi: RSUD Tidak Alergi Dikoreksi
- Semua Pendatang Harus Lapor
- Bentuk Forum Komunikasi RT RW
- Erry: 60 Warga RRC Mengantongi Visa Kunjungan
- Hotler Ajak Anak Terlibat Bangun Daerah
- RSUD Agusdjam Kekurangan Dokter Spesialis
- 428 Batang Ulin Ditangkap
- Kepsek: Bunyi Walet Ganggu Belajar Siswa
- Direktur RSUD Agoesdjam Minta Pengunjung Jaga Kebersihan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kondisi ruang kelas Yayasan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum yang terletak di Jl Tamat Pematang Naning Kelurahan Mulya Kerta semakin memprihatinkan, sekolah ini mengharapkan adanya bantuan dari berbagai pihak yang perduli.
Pantauan Tribunpontianak.co.id, di lapangan Kamis (1/3/2012), dek pada bangunan tersebut sudah banyak yang jebol, jika hujan maka sekolah inipun akan bocor. Yang lebih memprihatinkan lagi para murid yang belajar di sekolah ini terpaksa harus melantai lantaran kekurangan bangku.
"Di ruangan lain masih ada bangkunya, namun kondisinya juga sudah mulai rusak, sedangkan di sini tidak ada, jadi kalau siswa belajar ya melantai," kata ketua Yayasan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Dahuri.
Pantauan Tribunpontianak.co.id, di lapangan Kamis (1/3/2012), dek pada bangunan tersebut sudah banyak yang jebol, jika hujan maka sekolah inipun akan bocor. Yang lebih memprihatinkan lagi para murid yang belajar di sekolah ini terpaksa harus melantai lantaran kekurangan bangku.
"Di ruangan lain masih ada bangkunya, namun kondisinya juga sudah mulai rusak, sedangkan di sini tidak ada, jadi kalau siswa belajar ya melantai," kata ketua Yayasan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Dahuri.
Penulis : Ali Anshori
Editor : Bowo
Sumber : Tribun Pontianak
