Hartono Azas Siapkan 4 Program

Ia berjanji melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Ia ingin berpolitik santun, bersih, dan cerdas

Tayang:
Penulis: Nasaruddin |

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Hartono Azas kembali memimpin Partai Demokrat Pontianak periode 2012-2016, setelah terpilih secara aklamasi dalam musyawarah cabang yang digelar di Hotel Kapuas Darma, Kota Pontianak, Kamis (16/2).

Delapan suara, mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), dan lima Pimpinan Anak Cabang (PAC) sepakat mengusung Azas dalam pemilihan tersebut.

"Sebagai insan beriman kepada Tuhan, kita maknai ini sebagai berkah Tuhan. Karena tanpa izinnya tidak akan bisa terjadi. Setiap saat saya selalu berdoa. Kita serahkan kepada-Nya," ujar Azas kepada Tribunpontianak.co.id, seusai pemilihan.

Kader Demokrat lainnya, yakni Ketua PAC Pontianak Timur Masdi Abu Bakar, yang sebelumnya menyatakan diri hendak maju dalam pemilihan ketua, belakangan menarik diri.

"Saya mundur sewaktu musyawarah pemilihan ketua. Ini saya lakukan dengan berbagai pertimbangan," ujar Masdi.

Alumnus SMA Muhammadiyah Sintang ini menyatakan, sebelum musyawarah dimulai, ia mengumpulkan rekan-rekannya sesama Ketua PAC untuk berdiskusi terkait pencalonan dirinya. Hasil dari diskusi tersebut, dipilihlah opsi untuk mendukung Hartono Azas menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Kota Pontianak.

Dia meyakinkan bahwa keputusan tersebut diambil murni untuk kepentingan partainya. Tidak ada intimidasi, apalagi politik uang.

"Tidak ada tekanan atau deal apapun dalam musyawarah tersebut. Kita hanya mempertimbangkan calon yang terbaik dan lebih layak untuk memimpin partai," tegas alumnus Ponpes As- Salam Pal V ini.
Empat Program
Hartono Azas yang kembali terpilih menyatakan, jabatan yang ia emban merupakan amanah yang berat. Ia berjanji melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Ia ingin berpolitik santun, bersih, dan cerdas.

"Itu (suap, Red) tak memberi teladan dan contoh yang baik. Hal tersebut akan membuat masyarakat marah. Bekerjalah dengan ikhlas, masyarakatpun tahu kita sungguh-sungguh atau tidak," urainya.

Azas menyebutkan, sebagai partai pemerintah pihaknya mendukung semua kebijakan pemerintah. Namun, sebagai ketua partai dan Ketua DPRD Kota Pontianak, Azas menekankan empat program kerja utama untuk kesejahteraan warga Pontianak.

"Sebagai partai pemerintah, kami mendukung, mengawal, mengawasi, dan mengaskan kebijakan pemerintah daerah, siapapun kepala daerahnya. Tapi, tentu kami bersama pemerintah akan bersinergi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pontianak," katanya.

Azas menyebutkan, ada empat program yang akan ditegaskan kepada pemerintah untuk perbaikan kesejahteraan. Pertama, kebutuhan dasar masyarakat, yakni air bersih. Menurut data yang dimiliki Azas, PDAM Tirta Khatulistiwa, misalnya di Pontianak Utara cakupan layanan baru 36 persen.

"Ini menandakan penyediaan air masih kurang. Jaringan menurut Wali Kota sudah terpasang, tapi bahan baku dan pengalirannya yang kurang. Kita akan mendesak Pemkot untuk meningkatkan sampai melebihi 50 persen pada tahun ini. Bahkan, kalau bisa mendekati 100 persen," kata Azas.

Kedua, program layanan kesehatan. Ini dinilai Azas sangat penting karena warga tidak akan bisa bersaing jika tidak sehat. Menurutnya, DPRD dan Pemkot sudah sepakat bikin RS di Jeruju yang sekarang dalam tahap pembangunan.

"Tapi, untuk itu pun kami akan mengajukan program kapal feri untuk memudahkan akses dari Pontianak Utara dan Pontianak Barat ke Jeruju. Feri ini akan membuka akses sehingga keramaian di dua daerah itu bisa hidup dan ekonomi meningkat," kata Azas.

Ketiga, meningkatkan layanan pendidikan. Menurutnya, Pemkot harus menyelesaikan pembangunan dan perbaikan infrastruktur pendidikan dan sekolah. Azas menegaskan, tahun ini tidak ada cerita atap bocor di sekolah yang ada di Kota Pontianak sehingga dengan pendidikan yang baik SDM yang dihasilkan juga lebih baik.

"Keempat, infrastruktur. Pemkot harus fokus membenahi drainase dan jalan. Jangan sampai hujan sedikit langsung banjir. Banjir itu merusak jalan. Lebarkan jalan dan bangun jalan baru. Tapi semuanya ini harus didukung dengan intensifikasi pajak karena tidak bisa membangun tanpa dana," kata Azas. (Tribun Pontianak Cetak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved