Diva Pop Dunia Tewas di Bak Mandi
Beberaja jam setelah kematian ibunya, Kristina mencoba masuk ke hotel.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA- Diva pop dunia, Whitney Houston, meninggal dunia dalam usia 48 tahun di Beverly Hills, California, Amerika Serikat, Sabtu (11/2) sore waktu setempat atau Minggu (12/2) pagi WIB.
Dia ditemukan tenggelam di bak mandi lantai 4 kamar Hotel Hilton Beverly Hills. Pelantun I Will Always Love You itu diduga meninggal karena overdosis obat atau sebab lain yang belum dipastikan.
Bobbi Kristina, putri semata wayang Whitney dengan Bobby brown, sempat muncul di lantai 4 Hotel Hilton Beverly Hills. Ia sempat terlibat ketegangan dengan kepolisian Beverly Hills.
Beberaja jam setelah kematian ibunya, Kristina mencoba masuk ke hotel. Namun, ia marah besar lalu meneriaki polisi yang melarangnya melihat jasad sang ibu. Penyanyi Dionne Warwick, sepupu Whitney, muncul kemudian.
"Dia juga diminta meninggalkan tempat oleh petugas," ujar seorang personel polisi di lokasi kejadian, seperti dikutip TMZ, Minggu.
Polisi memastikan, Whitney ditemukan meninggal di sebuah kamar di Hotel Hilton di Beverly Hills. "Pukul 15.55 sore (hari Sabtu waktu setempat) Whitney Houston dinyatakan meninggal," kata Mark Rosen, juru bicara kepolisian.
Petugas keamanan hotel menyatakan, pihak hotel menemukan Whitney di tenggelam di bak mandi (bath tub). Keamanan hotel kemudian meminta bantuan darurat dengan menelepon saluran 911. "Ketika paramedis tiba, Houston sudah tidak merespons, dan dia dinyatakan meninggal pukul 15.55," ujarnya.
"Sumber kami mengatakan tidak ada tanda-tanda jelas permainan kotor, tapi detektif dari Kepolisian Beverly Hills telah menjalankan penyelidikan penuh. Kami diberitahu teman dan keluarga dia," demikain tulis TMZ.
Kematian Whitney menyentak banyak orang, terutama mereka yang masih sempat berkomunikasi beberapa menit sebelumnya. Cissy Houston, sang ibu, masih berbincang lewat telepon sekitar 30 menit sebelum kematian putrinya.
Wajar Cissy histeris. Dalam perbincangan itu, suara Whitney terdengar sangat sehat dan tak ada keluhan mengenai kesehatan yang terlontar. Mereka berbincang mengenai rencana kehadiran Whitney di pesta pre-Grammy Clive Davis.
Dionne Warwick, sepupu Whitney, juga sempat berbincang lewat telepon beberapa jam sebelumnya. Dalam percakapan itu, Whitney masih terdengar sumringah saat janjian duduk satu meja di pesta pre-Grammy Clive Davis. "Tak ada tanda-tanda masalah," kata Dionne.
Resep Obat
Tidak ada obat-obatan terlarang ditemukan di kamar hotel tempat Whitney meninggal. Namun, ditemukan obat resep yang diduga menyebabkan penyanyi peraih 6 Grammy Award itu tenggelam di bak mandi
Ketika petugas medis tiba, tubuh Whitney sudah diangkat dari bak mandi, sehingga perlu dilakukan autopsi untuk menentukan apakah ia overdosis ataukah ada sebab lain yang membuat dia tenggelam.
Polisi terus mencari resep obatan-obatan di kamar hotel. Yang pastim sudah ditemukan berbagai botol pil. Tidak ada bukti Whitney minum alkohol.
Whitney sebelumnya sudah dikenal sebagai pengguna obat-obatan terlarang. Hingga saat ini, seperti dikutip USAtoday.com dari Associated Press, belum ada informasi detail mengenai kematiannya.
Whitney empat bolak balik masuk rehab antara 2004 hingga 2005. Pada 2009, ia merasa lebih kuat sehingga berhasil merilis albumnya. Saat itu ia mengaku telah sembuh dari ketergantungannya pada obat-obatan.
Pada 2009 pula, ia meluncurkan single berjudul I Look to You. Baik album maupun turnya gagal diterima kritikus maupun para pecinta musuk dunia. Malah, di beberapa konsernya, ia sempat diprotes penonton karena buruknya performa. Suaranya kedodoran saat bernyanyi di panggung.
Ia kembali masuk rehabilitasi ketergantungan obat-obatan dan alkohol awal Mei 2011. Juru bicara Whitney mengatakan hal itu merupakan keinginan dari Whitney sendiri.