Tragedi Lapindo

Lumpur Ancam Jalur KA

Padahal jalan raya Porong dan rel kereta api (KA) hanya berjarak beberapa meter dari tanggul itu.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SIDOARJO- Kolam penampungan lumpur titik 21 di Desa Jatirejo Porong nyaris penuh. Volume lumpur hanya berjarak sekutar 50 cm dari bibir tanggul.

Akibatnya lumpur rawan meluber melewati tanggul setinggi 11 meter itu.  Padahal jalan raya Porong dan rel kereta api (KA) hanya berjarak  beberapa meter dari tanggul itu.

Kondisi tanggul yang dikritis diketahui pada Kamis (2/2/2012) sekitar pukul 09.10 WIB. Itu setelah gunung lumpur yang menjulang di kolam utama tiba-tiba longsor. Pemicunya bagian bawah gunung lumpur itu masih berupa lumpur basah.

"Karena mencari titik keseimbangan, maka mengalir ke kolam titik 21 yang posisinya lebih rendah," ucap seorang petugas pemantau tanggul Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Kamis.

Tanggul titik 21 itu pun nyaris dipenuhi air bercampur lumpur. Kondisi ini diperparah hujan yang kerap mengguyur akhir-akhir ini di kawasan Sidoarjo, termasuk kawasan Porong.

Air lumpur pun hanya berjarak 50 cm dari bibir tanggul yang dibangun setinggi 11 meter itu. "Tanggul titik  21 statusnya siaga satu," ujar juru bicara BPLS Akhmad KhusairI.

Meski mengakui kondisi tanggul yang kritis menjadi ancaman bagi jalan raya Porong dan rel KA, namun Khusairi menyatakan ancaman luberan lumpur masih bisa diantisipasi. Caranya dengan melakukan sejumlah upaya.

Diantaranya sekarang kami tengah menambah ketinggian tanggul
satu meter, sehingga menjadi elevasi 12 meter," bebernya.

Upaya lainnya dengan membuat alur pengaliran lumpur dari titik 21 ke titik-25. Khusairi menyatakan pihaknya mengerahkan tiga unit eksavator untuk membuat alur lumpur ini. Begitu lumpur bisa dialirkan ke titik 25, maka diharapkan volume lumpur yang memenuhi kolam tanggul titik 21 bisa berkurang.

"Setelah itu baru kami alirkan ke Sungai Porong memakai lima unit kapal keruk," tandasnya

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved