14 Tewas Disapu Ekor Topan Iggy
Minggu, 29 Januari 2012 14:58 WIB

TRIBUN PONTIANAK/SLAMET BOWO SANTOSO
Puluhan pohon juga tumbang di jalan menuju kantor kecamatan Bonti, Jumat (2/9).
Puluhan pohon juga tumbang di jalan menuju kantor kecamatan Bonti, Jumat (2/9).
Berita Terkait
- Pontianak Hujan Deras, Jalan Terendam
- Hujan Guyur Kota Pontianak
- 322 Rumah Rusak Akibat Badai
- 400 Orang Jadi Korban Hujan Meteor
- Empat Orang Terluka Akibat Hujan Meteor
- Badai Salju Sapu Timur Lau AS
- Salju Menumpuk 1 Meter di Boston
- Bakteri Meningkat di Musim Hujan
- Hujan dan Angin Kencang Masih Landa Ketapang
- Waspada! Hujan Disertai Angin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Ekor Topan Iggy berupa angin puting beliung yang terjadi selama empat hari terakhir, Rabu-Minggu (25-29/1/2012) mengakibatkan 14 orang tewas di Jawa dan Bali.
Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengabarkan, Posko BNPB mencatat 35 kabupaten/kota di Jawa dan Bali diterjang puting beliung. "Selain korban tewas ada 60 orang terluka dan 2.364 rumah rusak," kata Sutopo.
Korban meninggal akibat kejatuhan pohon tumbang, yaitu 3 orang di Tabanan, 3 orang di Purbalingga, 2 orang di Kediri, 2 orang di Banyumas. Sedangkan di Jakarta Selatan, Wonosobo, Ciamis, dan Pasuruan masing-masing seorang.
Berdasarkan jumlah kerusakan rumah, yang terparah di Kepulauan Seribu, Banyumas, Banjarnegara, dan Situbondo.
Serangan puting beliung yang massif tersebut sangat dipengaruhi adanya siklon tropis Iggy di selatan Nusa Tenggara dan Bali. Saat ini siklon tropis Iggy sudah makin melemah dan menjauhi wilayah Indonesia.
Puting beliung melanda semua Provinsi di Jawa dan Bali. Ada pun kerusakan rumah bervariasi, dari roboh hingga rusak ringan. Umumnya kerusakan karena terkena pohon roboh dan atap rumah yang terangkat oleh angin.
Menurut Sutopo, 35 kabupaten atau kota tersebut adalah Lebak, Tangerang, Pandeglang, Sukabumi, Bekasi, Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, Majalengka, Garut, Kuningan, Tasikmalaya, Ciamis, Bandung, Cianjur, Situbondo, Kediri, Blitar, Malang, Indramayu, Magelang, Boyolali, Semarang, Banyumas, Sleman, Jember, Wonosobo, Purbalingga, Banjarnegara, Ponorogo, Ngawi, Pasuruan, Magetan, Bangkalan, Sumenep, Tabanan, dan Denpasar.
BPBD dan pemerintah daerah bersama TNI/Polri, dinas terkait dan masyarakat telah memberikan bantuan penangangan bencana. Logistik dan peralatan bantuan BNPB yang diberikan kepada BPBD provinsi sebagian telah didistribusikan kepada korban. Beberapa pemda telah memberikan santunan kepada keluarga korban dan bantuan perbaikan rumah.
Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengabarkan, Posko BNPB mencatat 35 kabupaten/kota di Jawa dan Bali diterjang puting beliung. "Selain korban tewas ada 60 orang terluka dan 2.364 rumah rusak," kata Sutopo.
Korban meninggal akibat kejatuhan pohon tumbang, yaitu 3 orang di Tabanan, 3 orang di Purbalingga, 2 orang di Kediri, 2 orang di Banyumas. Sedangkan di Jakarta Selatan, Wonosobo, Ciamis, dan Pasuruan masing-masing seorang.
Berdasarkan jumlah kerusakan rumah, yang terparah di Kepulauan Seribu, Banyumas, Banjarnegara, dan Situbondo.
Serangan puting beliung yang massif tersebut sangat dipengaruhi adanya siklon tropis Iggy di selatan Nusa Tenggara dan Bali. Saat ini siklon tropis Iggy sudah makin melemah dan menjauhi wilayah Indonesia.
Puting beliung melanda semua Provinsi di Jawa dan Bali. Ada pun kerusakan rumah bervariasi, dari roboh hingga rusak ringan. Umumnya kerusakan karena terkena pohon roboh dan atap rumah yang terangkat oleh angin.
Menurut Sutopo, 35 kabupaten atau kota tersebut adalah Lebak, Tangerang, Pandeglang, Sukabumi, Bekasi, Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, Majalengka, Garut, Kuningan, Tasikmalaya, Ciamis, Bandung, Cianjur, Situbondo, Kediri, Blitar, Malang, Indramayu, Magelang, Boyolali, Semarang, Banyumas, Sleman, Jember, Wonosobo, Purbalingga, Banjarnegara, Ponorogo, Ngawi, Pasuruan, Magetan, Bangkalan, Sumenep, Tabanan, dan Denpasar.
BPBD dan pemerintah daerah bersama TNI/Polri, dinas terkait dan masyarakat telah memberikan bantuan penangangan bencana. Logistik dan peralatan bantuan BNPB yang diberikan kepada BPBD provinsi sebagian telah didistribusikan kepada korban. Beberapa pemda telah memberikan santunan kepada keluarga korban dan bantuan perbaikan rumah.
Editor : Marlen Sitinjak
Sumber : Kompas.com
