Gubernur Yakin Kalbar Tak Terpengaruh
Jumat, 27 Januari 2012 19:02 WIB

DOK
Gubernur Kalbar: Drs Cornelis MH
Gubernur Kalbar: Drs Cornelis MH
Berita Terkait
- Cagub PKS Diumumkan Akhir Mei
- Waspada Cuaca Ekstrim di Kalbar
- 30 Persen Ekspor Kalbar dari Tambang
- Kabupaten Pontianak Taklukkan Singkawang
- Mahmud Tersugesti Honda Goldwing 2012
- Kuota BBM Kalimantan 7 Persen
- Kasek MAN Ngabang Larang Konvoi
- Waspada Gelombang Tinggi di Kalbar
- Pemprov Kenalkan Wilayah ke China
- Sarang Enggang Dibedah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat Cornelis optimistis ekspor provinsi itu tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi di sejumlah negara dari kawasan Eropa maupun Amerika Serikat.
"Pasar ekspor dari Kalbar tidak semua tujuannya negara-negara di Eropa, namun ada sejumlah negara tujuan lain seperti hina, India dan Malaysia," kata Cornelis di Pontianak, Jumat (27/1/2012).
Terutama untuk produk-produk minyak sawit mentah (cpo)dan karet yang berasal dari Kalbar. Pasar utama CPO untuk Eropa sendiri berada di Belanda yang sejauh ini belum terpengaruh dengan krisis ekonomi di kawasan itu.
Provinsi Kalbar menargetkan luas areal perkebunan sawit mencapai 1,5 juta hektare, sedangkan untuk karet areal ditargetkan mencapai 1,2 juta hektare. Produksi CPO Kalbar tiap tahun hampir mencapai angka satu juta ton dari sekitar hampir 600 ribu hektare lahan. (*)
"Pasar ekspor dari Kalbar tidak semua tujuannya negara-negara di Eropa, namun ada sejumlah negara tujuan lain seperti hina, India dan Malaysia," kata Cornelis di Pontianak, Jumat (27/1/2012).
Terutama untuk produk-produk minyak sawit mentah (cpo)dan karet yang berasal dari Kalbar. Pasar utama CPO untuk Eropa sendiri berada di Belanda yang sejauh ini belum terpengaruh dengan krisis ekonomi di kawasan itu.
Provinsi Kalbar menargetkan luas areal perkebunan sawit mencapai 1,5 juta hektare, sedangkan untuk karet areal ditargetkan mencapai 1,2 juta hektare. Produksi CPO Kalbar tiap tahun hampir mencapai angka satu juta ton dari sekitar hampir 600 ribu hektare lahan. (*)
Editor : Kander Turnip
Sumber : Antara
