Eksotika Batik Oriental Jelang Imlek

Pengaruh China makin kuat dengan motif naga dan singa dipadu pola-pola asimetris, meski nuansa tradisional tak ditinggalkan

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEMARANG - Rumah Batik Danar Hadi Semarang meluncurkan 30 koleksi batik terbarunya dengan sentuhan oriental dalam motif desain, menjelang perayaan Imlek 2563.

Pagelaran busana batik bertema Oriental Expressions itu, menyuguhkan dominasi warna merah, kuning maupun emas yang identik pengaruh Budaya Tiongkok.

Pengaruh China makin kuat dengan tampilan motif naga dan singa dipadu pola-pola asimetris, meski nuansa tradisional tak lantas ditinggalkan, seperti motif jumputan dan lereng.

Menurut Pimpinan Cabang Batik Danar Hadi Semarang, Mira Fastiany, koleksi terbaru yang diluncurkan itu memang menyasar konsumen warga keturunan Tionghoa yang merayakan Imlek.

"Selama ini, ada juga kalangan warga keturunan Tionghoa yang gemar mengenakan batik. Kami akomodasi dengan koleksi batik terbaru dengan paduan oriental, apalagi sebentar lagi perayaan Imlek," kata Mira di Semarang, Selasa (17/1/2012).

Pemberian warna-warna segar, seperti merah, kuning dan emas yang mendominasi, memberi kesan lebih segar, di samping warna-warna mencolok yang kental Budaya China.

"Bentuk kerah seperti pada Cheongsam, busana khas masyarakat Tionghoa tak ditelan mentah-mentah dalam desain. Namun, diberi sentuhan lain di bagian leher, dengan sedikit terbuka dan dihiasi payet," jelasnya.

Penampilan 30 koleksi terbaru Rumah Barik Danar Hadi pada pergelaran batik, terbagi dalam lima sequen (urutan), seperti karya in house designer yang menampilkan kebaya encim dan selendang sutra.

Bahan sutra dari alat tenun bukan mesin (ATBM) karya in house designer itu membuka pergelaran, disusul koleksi busana blus yang juga berbahan sutra dan didesain untuk dikenakan dalam acara formal.

Perancang Hutama Adhi juga digandeng untuk mengkreasikan ide memadukan nuansa oriental dengan tradisionalitas dalam koleksi terbaru itu, dan perancang kenamaan Indonesia itu menampilkan enam koleksi.

Menurut Mira, terobosan Rumah Batik Danar Hadi itu tetap sejalan visinya, terus konsisten memproduksi batik siap pakai, namun tetap mempertahankan nilai dan filosofi batik.

Pergelaran busana batik makin lengkap dengan talkshow bertema Fengshui In The Year of The Dragon yang menampilkan Master Fengshui Linda Kho. (*)

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved