Wow! Geng Wanita Perkosai Pria

Perkosaan kaum pria berlatar rumor tentang khasiat sperma untuk kulit wajah, membuat rambut indah, dan obat awet muda

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, HARARE - Ini kasus kejahatan yang tak biasa. Sejumlah pria di Zimbabwe, Afrika, diculik dan diperkosa sekelompok perempuan yang berpura-pura memberi tumpangan pada pria yang melintas di jalanan.

Geng perempuan pemburu kaum Adam ini kembali beraksi. Polisi Zimbabwe pun meningkatkan kewaspadaan. Menurut polisi, setidaknya dua lelaki dilaporkan jadi korban serangan seksual pekan terakhir 2011.

Korban mengaku para penyerang adalah perempuan yang menawarkan tumpangan pada mereka.Kini warga Zimbabwe, khususnya kaum lelaki, khawatir geng-geng perempuan pemerkosa kembali mencari mangsa.

Serangan-serangan seksual terhadap kaum pria itu diduga dilakukan sindikat pencari sperma yang merajalela sejak dua tahun terakhir. Modus operandinya, menawarkan tumpangan pada pria malam hari. Korban kemudian dibius dan dipaksa berhubungan seks dengan ancaman senjata tajam atau senjata api.

Usai mengambil sperma, korban dibuang di pinggir jalan. Seorang korban bahkan mengaku diancam dengan seekor ular sebelum diperkosa. November lalu, tiga perempuan jadi berita utama di media-media di seluruh Zimbabwe setelah polisi menemukan 31 kondom yang terpakai dan beberapa di antaranya berisi sperma di mobil mereka.

Media setempat melaporkan, ketiganya melakukan ritual panen sperma. Ketiga perempuan muda itu kini menjalani persidangan dengan 17 dakwaan. Dalam pemeriksaan polisi mereka mengaku sebagai pelacur yang terlalu sibuk membuang kondom-kondom bekas pakai itu.

Persidangan mereka berikutnya dijadwalkan berlangsung 26 Januari 2012. Meskipun demikian saat ini mereka tak mendekam di penjara setelah dibebaskan dengan uang jaminan.

Perdayai Polisi
Meningkatnya kasus kriminalitas ini diduga dipicu berbagai rumor tentang khasiat sperma, seperti bagus untuk kulit wajah, membuat rambut indah, serta obat awet muda. Kepala Kepolisian Zimbabwe, Augustine Chihuri memperingatkan, geng-geng perempuan akan ditindak tanpa ampun.

"Saya ringatkan pada penjahat-penjahat sosial yang telah merusak tatanan, norma dan nilai sosial dan budaya dengan aktivitas yang tak wajar terhadap kaum lelaki untuk menghentikan praktik-praktik itu," tegas Chihuri di Harare, Zimbabwe, kemarin.

Tiga perempuan yang menjalani peradilan itu didakwa menculik dan memerkosa sejumlah pria. Mereka adalah Sophie Nhokwara (26 tahun), adiknya Netsai (24 tahun) dan Rosemary Chakwizira (28 tahun). Mereka diadili di pengadilan Harare.

Ketiganya menghadapi tuduhan melakukan penyerangan secara seksual. Bersama Thulani Ngwenya (24), yang diduga pacar satu di antara terdakwa, mereka diduga mengoperasikan jaringan yang ingin mendapatkan sperma.

Sophie cs juga didakwa mendekati seorang polisi yang tak berseragam di Chinhoyi, 14 September lalu. Mereka bertanya tentang arah jalan, selanjutnya mereka mengikat polisi itu di dalam mobil.

Geng itu diduga telah menyemproti dia dengan zat yang tak diketahui, sebelum memaksanya berhubungan intim tanpa kondom dengan mereka, lalu membuang dia dari kendaraan.

Aksi Sophie cs berakhir saat tertangkap detektif di Gweru. Polisi menyita 33 kondom bekas dari kendaraan mereka. Kepala Polisi Midlands, Asisten Komisaris Senior Charles Makono, mengatakan, ketiga perempuan itu dicurigai setelah mereka berpura-pura bertanya pada polisi, lalu membuat tak berdaya. (global post/dailymail)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved