Wali Kota Solo Pakai Mobil Buatan SMK
Selasa, 3 Januari 2012 17:16 WIB

IST
Wali Kota Solo Joko Widodo bersama mobil dinas barunya, Kiat Esemka buatan siswa SMK di Solo
Wali Kota Solo Joko Widodo bersama mobil dinas barunya, Kiat Esemka buatan siswa SMK di Solo
Berita Terkait
- Sutarmidji Sukses Tekan Perjalanan Dinas
- Perahu Lancang Kuning jadi Perhatian
- Konsumen Cenderung Membeli Tunai
- Biaya Perjalanan Dinas Rp 18 T?
- Produk Kia-Hyundai Kian Laris
- Mazda Luncurkan Model Teringan
- PNS Sambas Diminta Patuhi Jam Dinas
- Hore! KUA dapat Kendaraan Dinas
- Mei, Dishub Derek Mobil Bandel
- Anggaran BBM Rp 2 Juta Per Bulan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SOLO - Bagi Wali Kota Solo, Joko Widodo, mobil Kiat Esemka, produksi siswa SMK di Solo lebih bagus dari mobil manapun.
"Dari segi desain, kualitas, maupun mesinnya, mobil ini menang semuanya. Mau mobil Amerika, Jepang isih apik iki," ujarnya usai menjajal mobil Kiat Esemka di halaman Balai Kota Solo, Senin (2/1/2012).
Mobil karya siswa SMK tersebut membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu memproduksi mobil dengan kualitas yang tidak kalah dengan produk asing.
Dengan alasan untuk mendukung produk lokal, wali kota yang akrab disapa Jokowi tersebut akhirnya mau mengganti mobil dinasnya.
Sebelumnya, mobil Toyota Camry keluaran tahun 2002 warisan wali kota terdahulu selalu menemani Jokowi dalam menjalankan tugas.
Bahkan pada November 2011 lalu, dirinya pernah marah kepada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Solo karena menganggarkan mobil dinas baru untuk pejabat Pemkot Solo di APBD 2012.
Jokowi marah lantaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Solo mengusulkan anggaran Rp 5 miliar untuk pengadaan mobil operasional Pemkot Solo, satu di antaranya mobil dinas baru untuk wali kota.
Mobil Kiat Esemka merupakan mobil lokal hasil karya siswa SMK di Solo yang bekerjasama dengan perusahaan perakitan mobil, Kiat Motor di Kabupaten Klaten. Kepala Sekolah SMK 2, Susanta menjelaskan, diperlukan waktu sekitar 2 bulan untuk merakit mobil-mobil itu.
"Siswa kami yang merakit dengan dukungan dari Kiat Motor yang menyediakan tempat dan peralatannya," katanya.
"Dari segi desain, kualitas, maupun mesinnya, mobil ini menang semuanya. Mau mobil Amerika, Jepang isih apik iki," ujarnya usai menjajal mobil Kiat Esemka di halaman Balai Kota Solo, Senin (2/1/2012).
Mobil karya siswa SMK tersebut membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu memproduksi mobil dengan kualitas yang tidak kalah dengan produk asing.
Dengan alasan untuk mendukung produk lokal, wali kota yang akrab disapa Jokowi tersebut akhirnya mau mengganti mobil dinasnya.
Sebelumnya, mobil Toyota Camry keluaran tahun 2002 warisan wali kota terdahulu selalu menemani Jokowi dalam menjalankan tugas.
Bahkan pada November 2011 lalu, dirinya pernah marah kepada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Solo karena menganggarkan mobil dinas baru untuk pejabat Pemkot Solo di APBD 2012.
Jokowi marah lantaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Solo mengusulkan anggaran Rp 5 miliar untuk pengadaan mobil operasional Pemkot Solo, satu di antaranya mobil dinas baru untuk wali kota.
Mobil Kiat Esemka merupakan mobil lokal hasil karya siswa SMK di Solo yang bekerjasama dengan perusahaan perakitan mobil, Kiat Motor di Kabupaten Klaten. Kepala Sekolah SMK 2, Susanta menjelaskan, diperlukan waktu sekitar 2 bulan untuk merakit mobil-mobil itu.
"Siswa kami yang merakit dengan dukungan dari Kiat Motor yang menyediakan tempat dan peralatannya," katanya.
Editor : Marlen Sitinjak
Sumber : Tribunnews
