• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribun Pontianak

Bom Nigeria Tewaskan 39 Orang

Senin, 26 Desember 2011 17:09 WIB
Bom Nigeria Tewaskan 39 Orang
AP/Fartein Rudjord
ledakan bom
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JOS - Serangkaian ledakan bom di lima gereja di lima kota di Nigeria, Minggu (25/12/2011), oleh sekte muslim radikal, telah menewaskan sedikitnya 39 orang. Kelompok ekstrim Islam Boko Haram, mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom di lima gereja di kota Madalla, Jos, Kano, dan Damaturu dan Gadaka itu.

Dua serangan di antaranya, yaitu di Madalla dan Jos, menyebabkan kematian pada pihak jemaat gereja dan polisi. Ledakan pertama terjadi di Gereja Katolik Santa Theresia di Madalla, sebuah kota di negara bagian Nigeri yang dekat dengan ibukota, Abuja. Serangan tersebut menewaskan 35 orang dan melukai 52 lainnya.

Para tim penyelamat setidaknya menemukan 25 jenazah dari gereja. Saat ini para petugas terus menghitung jumlah korban yang dilarikan ke berbagai rumah sakit terdekat.

Layanan darurat Nigeria mengakui tidak memiliki cukup ambulans untuk membawa korban yang terluka. Namun, mereka menambahkan, massa yang marah yang berkumpul di lokasi ledakan juga turut menghambat upaya penyelamatan. Pasalnya, mereka tak mengizinkan petugas medis masuk ke dalam gereja.

Sementara itu, di Jos, ledakan kedua meledak di dekat Gereja Mukjizat dan Gunung Api. Pihak kepolisian mengatakan, seorang bersenjata menembaki polisi yang menjaga daerah itu. Akibatnya, satu orang polisi tewas dalam aksi penembakan tersebut.

Dua bahan peledak buatan lokal lainnya ditemukan di sebuah gedung tak jauh dari lokasi ledakan. Juru Bicara Militer Taskforce Charles Ezeocha membenarkan soal meninggalnya seorang polisi di Jos.

"Namun, kami telah mengamankan empat orang. Ini adalah kemajuan. Kami dapat menggunakannya untuk menggali informasi lebih lanjut dan menindaklanjutinya," kata Ezeocha.

Kelompok ekstrim Islam Boko Haram pada 2011 lalu pernah mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan bom yang menewaskan 491 orang.
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas