446 Ton Raskin Belum Tersalurkan
Rabu, 7 Desember 2011 21:12 WIB

Tribun Pontianak/Dok
RASKIN - Warga prasejahtera mengambil jatah beras miskin (Raskin).
RASKIN - Warga prasejahtera mengambil jatah beras miskin (Raskin).
Berita Terkait
- Penyaluran Raskin Sintang 28%
- Wah! Raskin di Sintang Rp 6000
- Bulog: Harga Raskin Ketapang Rp 1600
- Harga BBM Tak Pengaruhi Raskin
- Polres Landak Awasi Raskin
- Raskin Landak Tunggu Kebijakan Bupati
- DPRD Landak Pertahankan Raskin
- Orang Mampu kok Terima Raskin?
- Raskin Disalurkan
- Sintang Siapkan Jatah Raskin ke-13
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Memasuki bulan ke 12 sampai dengan 7 Desember 2011, Jatah beras miskin (Raskin) yang belum disalurkan oleh Sub drive Bulog Ketapang di dua Kabupaten mencapai 446 Ton tepatnya 446.190 Kg, dari plafon yang tersedia sebanyak 7.344.360 Kg.
Kepala Sub Drive Bulog Ketapang Syafir Alwi mengatakan, untuk Kabupaten Ketapang masih menyisakan sekitar 419.700 Kg dari plafon yang tersedia sebanyak 5.336.460, sedangkan untuk Kabupaten Kayong Utara (KKU) masih menyisakan 26490 Kg, dari 2.007.900 Kg.
"Untuk Kabupaten Ketapang dari 5.336.460 Kg plafon yang tersedia sudah tersalurkan sebanyak 4.916.760, sedangkan untuk Kabupaten Kayong Utara dari 2.007.900, sudah disalurkan sebanyak 1.981.410. Kita pastikan dua pekan kedepan beras yang masih tersisa tersebut akan tersalurkan semua," kata Syarif kepada wartawan Rabu (7/12/2011).
Kepala Sub Drive Bulog Ketapang Syafir Alwi mengatakan, untuk Kabupaten Ketapang masih menyisakan sekitar 419.700 Kg dari plafon yang tersedia sebanyak 5.336.460, sedangkan untuk Kabupaten Kayong Utara (KKU) masih menyisakan 26490 Kg, dari 2.007.900 Kg.
"Untuk Kabupaten Ketapang dari 5.336.460 Kg plafon yang tersedia sudah tersalurkan sebanyak 4.916.760, sedangkan untuk Kabupaten Kayong Utara dari 2.007.900, sudah disalurkan sebanyak 1.981.410. Kita pastikan dua pekan kedepan beras yang masih tersisa tersebut akan tersalurkan semua," kata Syarif kepada wartawan Rabu (7/12/2011).
Penulis : Ali Anshori
Editor : Marlen Sitinjak
Sumber : Tribun Pontianak
