Komisi IX DPR ke Brasil dan Maroko
Anggota dewan juga menyempatkan diri menemui tenaga kerja Indonesia untuk mendapat masukan guna perbaikan penempatan dan perlindungan TKI.
Rencananya, rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IX, Irgan Chairul Mahfiz akan berangkat tanggal 10 Desember 2011. "Nanti pak Irgan yang memimpin ke Brasil dan Maroko,"ujar Ketua Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning di gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/12/2011).
Biaya untuk bertolak ke dua negara tersebut menghabiskan anggaran Rp 1,6 milliar. "Satu Pansus RUU dua negara dengan anggaran Rp 1,6 miliar," jelasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Komisi IX DPR mengunjungi Korea Selatan terkait revisi UU Nomor 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja di Luar Negeri. Di sana, anggota dewan lebih banyak berdiskusi dengan komisi tenaga kerja setempat.
Anggota dewan juga menyempatkan diri menemui tenaga kerja Indonesia untuk mendapat masukan guna perbaikan penempatan dan perlindungan TKI.