Debu Vulkanik Landa Kota Ternate
Pelindung wajah juga digunakan warga saat berjalan kaki di sejumlah jalan protokol tersebut.
Debu berwarna abu-abu kecoklatan itu masih beterbangan dan memenuhi sejumlah ruas jalan di Kota Ternate, seperti Jalan Pattimura, Jalan Pahlawan Revolusi, dan Jalan Jati Raya. Ketebalan debu vulkanik mengganggu penglihatan pengemudi kendaraan bermotor yang umumnya menggunakan masker dan kacamata.
Pelindung wajah juga digunakan warga saat berjalan kaki di sejumlah jalan protokol tersebut.
Hujan debu vulkanik yang mengganggu aktivitas masyarakat membuat pemerintah setempat membagikan lebih dari 3.000 masker di wilayah perkotaan Ternate. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Jimmy D Brifing, mengatakan, masker itu langsung habis dibagikan kepada warga. "Sekarang kami kesulitan untuk memperoleh masker karena apotek juga sudah kehabisan masker," tuturnya.
Menurut Jimmy, pembagian masker itu untuk mengantisipasi infeksi saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh debu letusan Gunung Gamalama.