Kamis, 27 November 2014
Tribun Pontianak

Lanud Supadio Latih Terbang Malam

Selasa, 13 September 2011 20:13 WIB

Lanud Supadio Latih Terbang Malam
ISTIMEWA
Anggota memeriksa kondisi Pesawat Hawk 100/200 di Skadron Udara 1, Supadio Pontianak.
Oleh:
Lettu Sus Suprih Adryanto
Kepala Penerangan Lanud Supadio
                                      

LEBIH
kurang empat hari ke depan langit di atas Kota Pontianak yang biasanya sunyi, mendadak terdengar gelegar suara pesawat tempur yang lepas landas.  Pesawat Hawk 100/200 yang ber-home base di Skadron Udara 1 sedang melaksanakan Latihan terbang malam.  

Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Kustono S Sos mengatakan latihan terbang malam ini bertujuan untuk  meningkatkan profesional para penerbang dalam mengantisipasi kemungkinan akan terjadi gangguan, ancaman serta pelanggaran wilayah kedaulatan hukum nasional oleh pihak lain.

Untuk meningkatkan dan mempertahankan kemampuan serta tetap terpeliharanya keahlian terbang, para penerbang tentunya membutuhkan latihan yang berkesinambungan dengan kondisi cuaca maupun situasi siang ataupun malam sehingga para penerbang dapat  mengatasi berbagai tantangan tugas yang dihadapi.

"Bagi para penerbang tempur, terbang malam bukan merupakan hal yang luar biasa namun perlu untuk pembiasaan terutama pada saat lepas landas dan mendarat yang sangat mengandalkan instrumen yang ada disamping visual dengan alat bantu lampu penerangan yang ada di dua sisi landasan, untuk itu para penerbang dituntut lebih teliti dan hati-hati dalam menerbangkan pesawat serta melakukan manuver-manuver tertentu," kata Danlanud.

Hal serupa juga disampaikan Komandan Skadron Udara 1, Letkol Pnb Deni Hasoloan Simanjutak, menjelaskan bahwa latihan terbang malam merupakan  satu latihan yang penting bagi para penerbang maupun ground crew demi meningkatkan kemampuan operasional Skadron Udara 1.

"Latihan terbang malam ini juga melatih dan dapat dijadikan barometer untuk mengukur kemampuan kesiapan personel yang ada, baik kesiapan para penerbang, alutsista serta kesiapan teknisi dalam penyiapan pesawat," tambahnya.

Latihan terbang tersebut lanjut Danskadron, melibatkan satuan-satuan kerja di Lanud Supadio termasuk Skadron Udara 1, Batayon 465 Paskhas serta pihak Bandara Supadio.  Latihan itu direncanakan berlangsung 12 September  sampai 15 September 2011. (*)                                  

                                

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas