A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Rusminah Khawatir Flu Burung - Tribun Pontianak
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribun Pontianak

Rusminah Khawatir Flu Burung

Jumat, 12 Agustus 2011 20:31 WIB
Rusminah Khawatir Flu Burung
Ilustrasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Warga Kelurahan Bukit Batu, Rusminah sempat mengkhawatirkan kondisi orangtunya, R (70).

Sebab ketika Rusminah membawa Mr R ke RS Harapan Bersama, Kamis (11/08/2011) malam, petugas rumah sakit menyatakan R sebagai suspect flu burung (H5N1).

Malam itu juga, R langsung dirujuk ke RSUD dr Abdul Aziz. Setelah satu malam orangtuanya menjalani perawatan, Rusminah mendapat kabar baik dari pihak RSUD.

"Tadi malam saya sempat khawatir. Tapi sekarang sudah tenang. Katanya, orangtua saya tidak apa-apa," ungkap Rusminah saat ditemui Tribun di RSUD dr Abdul Aziz, Jumat (12/08/2011).

Menurut Rusminah, Kamis malam itu R menderita demam. Sementara sejak tiga hari sebelumnya, R menderita batuk dan sesak nafas. Kondisi demikianlah yang membuat Rusminah memeriksakan orangtuanya ke rumah sakit.

Rusminah dan R tinggal berlainan rumah, yang jaraknya hanya belasan meter. "Di rumah itu, bapak saya tinggal bersama ibu dan keluarga adik saya. Ada lima orang di rumah itu, namun hanya bapak yang sakit. Lainnya sehat-sehat saja," tuturnya.

Rusminah mengatakan, orangtuanya memelihara ayam dalam jumlah puluhan. Dua bulan lalu ada belasan ekor ayam yang mati. Pada hari Selasa (16/08/2011) lalu ketika R sudah jatuh sakit, seekor ayamnya juga mati tanpa diketahui sebabnya.

Menurut Rusminah, kematian ayam bagi warga di sekitar tempat tinggalnya, adalah hal biasa. Termasuk ketika dua bulan lalu belasan ekor ayam orangtuanya mati.

"Setiap tahun memang seperti itu. Bukan hanya ayam bapak saya yang mati, ayam tetangga pun juga banyak yang mati," katanya.
Penulis: M Arief Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas