Citizen Reporter
Katon: Singkawang Masih Perawan
Dalam suasana santai, Katon terlihat sangat menikmati pertunjukan wayang gantung di hadapannya.
Penulis: M Arief Pramono |
Bertempat di perumahan Marga Tjhia, Jalan Budi Utomo, Katon Bagaskara hadir untuk menyaksikan wayang gantung, Rabu (10/08/2011) malam.
Beberapa tokoh Singkawang yang tampak hadir bersamanya termasuk Wali Kota Singkawang, Hasan Karman, Ketua DPRD, Tjhai Tjhui Mie, Dandim 1202, Letkol Inf Wawan Setyawan, dan Ketua Panitia Cap Go Meh 2011, Lio Kurniawan.
Dalam suasana santai, Katon terlihat sangat menikmati pertunjukan wayang gantung di hadapannya. Dia pun mengungkapkan kesannya tentang Singkawang. "Singkawang ini masih "perawan". Kultur masyarakatnya terlihat beragam," katanya.
Meski baru datang dan melihat Singkawang secara sekilas, suami Ira Wibowo ini kagum melihat masyarakat Singkawang yang majemuk, bisa hidup berdampingan. "Di Singkawang, rasanya aku melihat masyarakat yang beragam dan majemuk hidup bersama," kesannya.
Namun demikianlah seharusnya daerah-daerah di Indonesia ini. Karena negara ini memang terkenal masyarakatnya majemuk. "Keberagaman masyarakat Indonesia bukan alasan untuk tidak hidup berdampingan. Tidak harus melulu membicarakan politik," ujarnya.
Kesannya terhadap Singkawang, membuat Katon tertarik membuat lagu dengan tema kota pariwisata ini, seperti halnya ketika dia menciptakan lagu Yogyakarta. Modalnya, antara lain dengan merekam instrumen musik yang dia temukan di Singkawang, menggunakan recorder digital mini.
Mantan pramugara maskapai Garuda Indonesia ini, juga mengaku sedang meng-capture sejumlah lokasi yang dia jumpai di Singkawang. Apa yang dilihatnya di Singkawang itulah, nantinya akan menjadi inspirasi menciptakan lagu tentang Singkawang.
Aktivitas Katon Bagaskara tidak melulu hanya di bidang musik. Kegiatan sosial menjadi bagian dari aktivitasnya, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungannya. Katon adalah Duta Lingkungan Hidup, Duta Baca Nasional, dan supporter kehormatan WWF Indonesia.