Giliran Liverpool Dilanda Penjarahan
Polisi Liverpool mengatakan sejumlah kendaraan terbakar dan ada tindak kriminal menjarah pertokoan di sana.
Polisi Liverpool mengatakan sejumlah kendaraan terbakar dan ada tindak kriminal menjarah pertokoan di sana.
Kerusuhan
pertama kali pecah di London, Sabtu malam waktu setempat, diikuti
kekerasan pada keesokan harinya. Kekeraan ini sulit bisa dicegah pihak
keamanan, bahkan menyebar dan kian berkobar ke sudut-sudut kota,
termasuk ke Birmingham tengah hingga Ahad malam. Tampak puluhan lusin
pemuda menjarah sejumlah toko.
Untuk
mencegah agar kerusuhan tak semakin meluas, polisi sempat kewalahan
menghadapi para perusuh. Namun berkat kerja keras, mereka berhasil
menahan 100 begundal yang tertangkap tangan saat melakukan perusakan dan
menjarah toko.
"Ini
langkah polisi untuk membendung aksi kekerasan sporadis," kata Kepala
Polisi Christine Jones. Ia mengutuk serangkaian "aksi meniru kejahatan
serupa" di pelbagai tempat di London.
"Mereka telah menimbulkan kekacauan dan kejahatan," kata Komandan Polisi Metropolitan Adrian Hanstock.
Aksi
rusuh di London itu bermula dari unjuk rasa damai atas tewasnya Mark
Duggan. Pria 29 tahun itu diduga tewas akibat baku tembak dengan polisi.
Namun sejumlah saksi mata meragukan kematiannya akibat saling beradu nyalak api. Tak pelak, aksi damai tersebut berubah menjadi kekerasan, termasuk pembakaran kendaraan polisi dan penjarahan toko.
TEMPO