Jumat, 19 Desember 2014
Tribun Pontianak

Harga Sembako di Kalbar Stabil

Selasa, 28 Juni 2011 22:19 WIB

Harga Sembako di Kalbar Stabil
Ilustrasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Kemetrologian Disperindag Kalbar, Paskaria Ema, mengatakan harga beberapa bahan pokok penting Kota Pontianak hingga saat ini masih normal dan stabil.

Harga sembako akan di monitor terus setiap hari oleh Disperindag agar harga tidak melonjak dan persediaan selalu tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, katanya kepada Tribun di ruang kerjanya, Selasa (28/06/2011).   

"Harga kebutuhan bahan pokok penting dan sembako masih normal dan tergolong stabil di pasaran. Berdasarkan data yang dihimpun dari empat pasar tradisional Kota Pontianak, hingga saat ini belum ada harga yang melonjak seperti yang dikhawatirkan masyarakat. Harga yang masih normal bisa disebabkan belum memasuki bulan Puasa," tuturnya.

Ema menambahkan, seandainya terjadi kenaikan harga di bulan Puasa, itu merupakan mekanisme pasar yang tergantung pada permintaan masyarakat. Kendati demikian, dinas akan selalu monitor perkembangan harga dan persediaan kebutuhan bahan pokok agar stok cukup untuk masyarakat.

Sebab, fungsi dan tugas Disperindag hanya sebatas memberikan pengawasan bukan penentu harga jual. Kecuali ada harga bahan sembako yang terjadi di pasar sangat meresahkan masyarakat, maka pelaku usaha akan dipanggil untuk memberikan penjelasan terkait penyebab harga yang melonjak tinggi. Disperindag sesuai fungsinya tidak dapat memberikan sanksi kepada pelaku usaha, ujarnya.

Sementara upaya yang dapat dilakukan oleh Disperindag untuk mencegah terjadinya gejolak harga di pasar adalah dengan cara melakukan operasi pasar. Selain itu, mengimbau para pelaku usaha untuk menyiapkan persediaan yang cukup mulai sekarang karena memasuki bulan Puasa permintaan akan meningkat sehingga persediaan di pasar tetap tercukupi.

Ema memaparkan, dari hasil pantauan dan tinjauan di lapangan ada empat kebutuhan yang paling aman persediaannya, yakni beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu. "Setelah kita lakukan peninjauan langsung ke gudang, persediaan beras, gula, minyak goreng, dan terigu di Kalbar aman hingga menjelang lebaran," tuturnya.

Pantauan dan hasil wawancara Tribun di beberapa pasar tradisional Kota Pontianak, harga yang berlaku di pasar masih tergolog stabil dan belum ada kenaikan harga yang melonjak. Satu di antaranya pedagang sembako di Pasar Flamboyan, Atong. "Harga masih normal dan belum ada kenaikan, kalaupun ada sembako yang naik harganya itu pun naiknya 100 sampai 300 rupiah. Dan biasanya disebabkan ambil di agen yang lebih mahal sehingga jualnya lebih mahal," ungkap Atong.

Hal senada dikatakan pedagang lainnya, Junti, mengaku harga saat ini belum mengalami kenaikan dan persediaan kebutuhan pokok juga masih terpenuhi karena distribusi yang lancar dan belum terjadi permintaan yang meningkat akan kebutuhan pokok.

 "Harga kebutuhan pokok akan mengalami kenaikan kalau banyak yang beli, tapi naik sampai berapa persen kita belum mengetahuinya karena tergantung harga perolehan barang itu. Setiap tahunnya, harga kebutuhan akan naik ketika memasuki bulan Puasa," ujarnya.

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas