Selasa, 23 Desember 2014
Tribun Pontianak

Pecinta Motor Tua Bantu Penghuni Panti

Senin, 27 Juni 2011 17:16 WIB

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -  Penampilan urakan, dengan pakaian lusuh tak selamanya berkesan negatif. Hal tersebut telah ditunjukan oleh komunitas Black Jack Rider, dari Kota Pontianak, Landak, Sanggau dan Sintang.

Pada Senin (27/06/2011) panti Asuhan Mujahidin Sintang nampak berbeda dari biasanya. Terlihat komunitas motor tua sedang berkunjung ke panti yang terletak di Kawasan Stadion Baning tersebut. Rupanya mereka akan menyerahkan bantuan.

Kedatangan orang-orang yang sedikit aneh ini tentu saja membuat para pengurus panti asuhan Mujahidin Sintang merasa kagum. Apalagi sebagian dari mereka masih muda, namun tetap memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama.

"Terus terang saya merasa terharu dengan kedatangan adik-adik club motor ke sini, yang masih mau berbagi kasih dengan anak yang membutuhkan," ujar Ketua Panti Asuhan Hj Jamilah saat memberi sambutan.

Berkali-kali Hj Jamilah mengucapkan terimakasihnya kepada komunitas black jack, atas bantuan yang diberikannya tersebut. Sembari mendoakan agar komunitas black jack tetap eksis dan menunjukan kepedualiannya kepada orang lain.

Dalam kesempatan itupula, Jamilah menyelipkan pesan kepada para komunitas, selain bisa perduli dengan orang lain juga tidak melupakan Tuhan, dengan cara melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing.

"Apalagi ini mau dekat puasa, barang siapa yang masih hutang ya dibayar dulu," ujarnya disambut riang para anggpta.

Ketua Komunitas Black Jack Daud didampingi bendaharanya Susiana, mengatakan, bantuan yang diserahkan tersebut merupakan rangkaian kegiatan taouring dalam rangka memperingati HUT Black Jack yang ke 5.

"Dana ini kita kumpulkan dari para anggota dan dermawan, niat kita memang untuk membantu sesamanya," katanya.

Pada saat itu setidaknya ada sekitar 39 motor tua dengan berbagai model yang ikut serta. Sebelum menyerahkan bantuan komunitas ini juga melakukan konvoi keliling kota Sintang.

"Kita berangkat sejak hari Sabtu kemarin dari Kota Pontianak, sampai di Landak kemudian ada komunitas yang ikut bergabung, kemudian dari Sanggau dan sampailah di Sintang, setelah konvoi kita ke sini," lanjutnya.

Daud mengatakan, tujuan dibentuknya komunitas tersebut bukan hanya sekedar ingin menyalurkan hobi terhadap para pecinta motor tua, namun juga untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama anggota, dengan diselingin kegiatan-kegiatan yang
bermanfaat.

"Satu diantaranya dengan memberikan sumbangan kepada yang
membutuhkan," ujarnya.

Penulis: Ali Anshori

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas